Update Penyaluran Bansos BLT BBM 2025, Cek Jumlah Penerima dan Kategorinya di Sini

Selasa 07 Jan 2025, 20:41 WIB
Simak update penyaluran bansos BLT BBM dan jumlah serta kategori penerimanya. (Sumber: Pexels/Ahsanjaya)

Simak update penyaluran bansos BLT BBM dan jumlah serta kategori penerimanya. (Sumber: Pexels/Ahsanjaya)

POSKOTA, CO.ID- Simak di sini mengenai update penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk tahap pertama tahun 2025. Cek jumlah dan kategori penerimanya di sini sekarang.

Pada tahun 2025, penyaluran bansos BLT BBM kembali dilakukan untuk mengurangi beban ekonomi, apalagi disaat Pajak Pertambahan Nilai (PPN) telah naik.

Pemerintah Indonesia terus berkomitmen untuk mendukung kesejahteraan masyarakatnya melalui bansos ini, yang tinggal menunggu waktu untuk disalurkan.

Baca Juga: Pemilik NIK dan KK Ini Berhak Mencairkan Bansos Rp750.000 PKH 2025, Simak Informasinya

Apa Itu Bansos BLT BBM

Bantuan Langsung Tunai (BLT) BBM adalah salah satu bentuk bantuan sosial yang diberikan oleh pemerintah untuk membantu masyarakat yang terdampak langsung oleh kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Bansos ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, terutama kelompok miskin dan rentan, dengan memberikan bantuan berupa uang tunai yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Dengan adanya BLT BBM, diharapkan masyarakat tidak hanya bisa bertahan dari dampak inflasi, tetapi juga mempercepat pemulihan ekonomi, terutama di tingkat rumah tangga.

Baca Juga: NIK KTP Atas Nama Anda Bisa Dapatkan Dana Bansos Rp400.000 dari BPNT 2025, Cek Status Penerima di Sini!

Jumlah dan Kategori Penerima Bansos BLT BBM 2025

Melansir dari sumber YouTube milik Naura Vlog, mengatakan bahwa untuk bansos BLT BBM sudah 99 persen terselesaikan.

Bahkan, penerima dana bansos BLT BBM ini mencapai 20,65 juta penerima manfaat dan penerimanya yaitu untuk KPM Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT).

Dengan jumlah dana di tahun 2024, perkiraan senilai Rp150.000 per bulan, yang diberikan untuk empat bulan periode September-Desember 2024.

Berita Terkait

News Update