Naik Dua Kali Lipat, Harga Cabai dan Bawang di Pasar Induk Kramat Jati Tembus Rp40 ribu per Kilogram

Kamis 12 Des 2024, 17:20 WIB
Aktivitas pedagang di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur pada Kamis, 12 Desember 2024. (Poskota/Pandi Ramedhan)

Aktivitas pedagang di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur pada Kamis, 12 Desember 2024. (Poskota/Pandi Ramedhan)

"Kadang kalau kiriman dari Jawa berkurang, pasti naik. Ya salah satunya karena musim hujan, petani jadi gagal panen," ungkap Yudi.

Yudi menambahkan, tak menutup kemungkinan harga cabai dan bawang akan terus melonjak naik saat momentum Nataru makiin dekat.

Pengunjung Pasar Induk Kramat Jati, Tarina (63) mengaku tidak kaget dengan kenaikan harga kebutuhan pokok sebelum Nataru.

Wanita yang sudah tampak lanjut usia (lansia) ini membeli kebutuhan di pasar untuk dijual kembali.

"Ya kalau harga naik, ya saya ikutim harga naik, kan saya juga pedagang," katanya.

Ibu rumah tangga ini menyebut kenaikan harga cabai dan bawang hal biasa. Hanya saja, Tarina berharap kenaikan harga tidak melambung terlalu tinggi.

"Ya harga naik sih biasa ya, cuma jangan sampai kebangetan gitu loh naiknya," tuturnya.

Soal kenaikan harga, Tarina berharap pemerintah bisa mengambil sikap agar harga kebutuhan pokok menjelang nataru stabil.

Pantauan poskota di lokasi, siang, sejumlah pedagang tengah sibuk merapihkan dagangannya.

Aktifitas keluar masuk barang seperti sayur mayur hingga buah-buahan masih terlihat. Pengunjung hingga siang ini berkurang.

Dapatkan berita dan informasi menarik lainnya di Google News dan jangan lupa ikuti kanal WhatsApp Poskota agar tak ketinggalan update berita setiap hari.


News Update