Cara Mengenali Link Phishing, Lakukan Langka Ini agar Data Pribadi di HP Tetap Aman

Senin 11 Nov 2024, 12:38 WIB
Ilustrasi. Berikut adalah cara-cara untuk membedakan link phishing dan menghindari jebakan yang bisa merugikan Anda, termasuk pencurian data pribadi di HP. (Freepik/jcomp)

Ilustrasi. Berikut adalah cara-cara untuk membedakan link phishing dan menghindari jebakan yang bisa merugikan Anda, termasuk pencurian data pribadi di HP. (Freepik/jcomp)

Namun, perlu dicatat bahwa meskipun HTTPS ada, ini bukan jaminan bahwa situs tersebut aman, tetapi itu adalah langkah pertama dalam memverifikasi keaslian situs.

2. Periksa Kejanggalan pada Teks Link

Link phishing sering kali menggunakan teks yang mirip dengan link resmi, tetapi dengan sedikit perbedaan yang tidak mencolok. 

Misalnya, link yang seharusnya www.bukalapak.com bisa saja muncul sebagai www.bukalakp.com atau www.bukalapakk.com.

Periksa Karakter yang Tidak Biasa: Sering kali link phishing menyertakan karakter yang terlihat mirip, seperti mengganti huruf "o" dengan angka nol "0" atau menggunakan karakter yang serupa.

Gunakan Hover atau Tekan Tahan untuk Menampilkan URL Lengkap: Pada banyak perangkat, Anda dapat menahan atau mengarahkan kursor (untuk pengguna desktop) pada link untuk melihat URL lengkapnya tanpa mengklik. Jika link terlihat mencurigakan, sebaiknya hindari mengkliknya.

3. Waspadai Email atau Pesan dari Pengirim yang Tidak Dikenal

Link phishing sering kali dikirim melalui email, pesan teks, atau media sosial. 

Biasanya, pesan tersebut menyarankan Anda untuk mengklik link yang mengarah ke situs yang mencurigakan.

Periksa Pengirim Pesan: Pastikan bahwa pengirim adalah orang atau organisasi yang Anda kenal. 

Email phishing sering kali mengaku berasal dari perusahaan terkenal, namun alamat email pengirim sering kali tidak sesuai dengan domain resmi perusahaan tersebut.

Hati-hati dengan Permintaan Mendesak: Phishing sering kali berusaha menciptakan rasa urgensi, seperti "Akun Anda akan diblokir jika tidak segera diperbarui" atau "Segera verifikasi identitas Anda". 


Berita Terkait


News Update