Menurut PVMBG Badan Geologi, bahwa terjadi pergerakan bahu jalan di Tol Cipularang.
Jadi apabila tanah tersebut bergerak, maka lambat laun bisa tercipta retakan, jalan amblas atau longsor.
3. Fasilitas Jalan Tol
Faktor penyebab lain yang membuat seringnya terjadi kecelakaan Tol Cipularang adalah minimnya fasilitas jalan tol yang tersedia, misalnya sumber penerangan.
Berada di sekitar gunung dan bukit, tol tersebut sering diselimuti kabut yang dapat mengganggu penglihatan pengemudi, khususnya di ruas tol pada kilometer 90 – 100 yang rawan terjadi kecelakaan.
4. Human Eror dan Cuaca
Kombinasi jalan menurun dan beban massa kendaraan dapat mempercepat laju kendaraan, ini dapat membuat pengemudi kesulitan mengendalikan kendaraannya.
Selain itu, adanya cuaca buruk seperti hujan deras yang tiba-tiba juga berperan penting dalam meningkatkan risiko kecelakaan.
Selain kondisi jalan yang menantang, faktor human error atau kesalahan pengendara juga menjadi penyebab utama.
Kurangnya konsentrasi dan pengendalian kendaraan yang buruk, terutama saat melewati jalan yang menurun dan licin, menjadi salah satu pemicu utama terjadinya kecelakaan.
Itulah beberapa faktor yang bisa menjadi penyebab seringnya terjadi kecelakaan di tol Cipularang yang harus membuat pengendara lebih waspada.
Dapatkan berita dan informasi menarik lainnya di Google News dan jangan lupa ikuti kanal WhatsApp Poskota agar tak ketinggalan update berita setiap hari.
