SELAMAT Saldo DANA Gratis Rp700.000 dari Program Kartu Prakerja Layak Diterima Peserta, Ini 6 Syarat Cairnya!

Senin 09 Sep 2024, 16:39 WIB
Segera cairkan saldo DANA gratis Rp700.000 Prakerja Gelombang 71 sebelum batas akhir pencairan. (Edited by Putri Aisyah Fanaha)

Segera cairkan saldo DANA gratis Rp700.000 Prakerja Gelombang 71 sebelum batas akhir pencairan. (Edited by Putri Aisyah Fanaha)

POSKOTA.CO.ID - Pencairan insentif Kartu Prakerja dilakukan melalui dompet elektronik atau rekening yang sudah terhubung dengan akun Anda. Simak penjelasannya di bawah ini.

Pengumuman penerima Kartu Prakerja gelombang 71 sudah dilakukan sejak 7 Agustus 2024 lalu. Bagi peserta yang lolos diberikan batas waktu untuk membeli pelatihan.

Adapun setelah mengikuti pelatihan pertama mereka, nantinya akan ada benefit berupa saldo DANA gratis sebesar Rp700.000 untuk peserta.

Uang tersebut dikhususkan hanya untuk yang lolos Kartu Prakerja gelombang 71 dan telah menyelesaikan ketentuan yang diberikan.

Saldo insentif Prakerja dicairkan oleh pemerintah ke dompet elektronik DANA, Gopay, OVO, LinkAja serta rekening BCA dan BNI. Pastikan Anda telah memiliki akun dan menghubungkannya dengan dashboard Prakerja.

Pencairan pun dilakukan secara bertahap, oleh karena itu jika Anda belum juga mendapatkannya harap bersabar menunggu.

Lakukan pengecekan secara berkala di dashboard akun Prakerja dan riwayat rekening atau e-wallet yang disambungkan. Paling lambat 5 hari proses kerja mengirimkan saldo DANA gratis tersebut.

Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi agar saldo insentif Prakerja bisa cair sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Simak selengkapnya di bawah ini.

Syarat Pencairan Saldo DANA Gratis Prakerja

1. Telah menyelesaikan Pelatihan yang ditandai dengan adanya sertifikat

2. Telah memberikan ulasan (review) dan penilaian (rating) terhadap pelatihan di dashboard kamu.

3. Jika Penerima Kartu Prakerja mengikuti lebih dari satu pelatihan, insentif biaya mencari kerja hanya diberikan pada saat penyelesaian pelatihan yang pertama. Tidak ada insentif untuk pelatihan kedua dan seterusnya.


Berita Terkait


News Update