JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Seorang trader dan technopreneur punya penjelasan mengapa iPhone 11 saat ini laris manis bagi kaum mendang-mending.
Trader dengan nama akun Hilmi di media sosial Quora menjelaskan kalau ia punya teman teman kuliah yang juga pedagang iPhone second.
Jadi dia memastikan bahwa informasi ini valid. Karena apa yang disampaikan itu langsung dari bakulnya.
Menurutnya, sebelum iPhone 14 series dirilis, peminat iphone 11 itu sedikit sekali.
Karena terkesan harganya nanggung. Dengan mennambah uang dua juta rupiah sudah dapat iphone 12 baru.
"Terlalu kejauhan selisih harganya, jadi orang-oranh lebih berminat membeli IP XR atau XS," ujarnya.
Dia menjelaskan, gara-gara itu, temannya mengaku kalau jualannya gk laku dan sulit sekali laku sehingga menyisakan cukup banyak produk yang belum terjual. Sebab dia harus membelinya nyetok dari bandar.
"Artinya ada kontrak re-stock dimana kalau kita gagal jual stok yg lama ya auto boncos masszee," ucapnya ditambah emot tertawa.
Begitu iphone 14 dan ios 16 rilis, yg tadinya iphone XR dan XS rame jadi berkurang drastis peminatnya.
Karena otomatis Apple akan memotong durasi masa pakainya iphone tua setelah rilis OS terbaru.
"Sedangkan peminat iphone 14 itu masih sedikit sekali kata temenku nih, katanya masih terlalu mahal dan gak worth untuk dimiliki, cuma buat kaum anti mendang-mending.
Nah, lanjutnya, efeknya, iPhone 11 lah yg sekarang jadi incaran sampai stoknya kehabisan.
Karena iPhone 11 dinilai lebih worth bagi kaum mendang-mending.
Jadinya harganya melambung tinggi sampe ke 7jt-an. Dari yg awalnya 5 jtan bahkan 4,7jt, kalai hoki bisa dapet.
"Jadi dapat disimpulkan kalau penyebab utamanya adalah faktor pergeseran minat, jumlah ketersediaan barang dan nilai ekonomis barang itu," tutupnya.
