JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Air luapan kali Ciliwung membuat beberapa wilayah di Jakarta Timur terendam banjir dengan ketinggian mencapai 2 meter. Salah satunya menerjang kawasan Kebon Pala, Kampung Melayu, Jatinegara, dan membuat warga ratusan harus mengungsi.
Lurah Kampung Melayu Angga Harjuno Rakasiwi mengatakan, debit air yang datang membuat wilayahnya terendam banjir setinggi 2 meter. Akibatnya, ratusan warga harus mengungsi ke SDN Kampung Melayu 01, Masjid Baitul Ikhwan, dan Sekretariat RW 07.
"Untuk di SDN jumlah sementara yang didata 30 jiwa, itu warga RW 04 dan RW 05. Masih kita data jumlahnya karena kan bertambah," kata Angga di Jakarta Timur, Senin (10/10).
Sementara warga yang mengungsi ke Masjid Baitul Ikhwan yang berada di RW 08 tercatat sebanyak 50 jiwa. Dan di Sekretariat RW 07 tercatat 16 kepala keluarga (KK) terdiri dari 61 jiwa mengungsi. "Mudah-mudahan air cepat surut sehingga warga bisa kembali lagi ke rumah masing-masing," ujarnya.
Untuk memenuhi kebutuhan warga di posko pengungsian, kata Angga, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Sudin Sosial Jakarta Timur dan Palang Merah Indonesia (PMI). Mereka pun langsung mengirimkan bantuan makanan untuk warga yang mengungsi.
"Makan pagi tadi sudah diberikan. Sekarang lagi diambil dari kantor Sudin Sosial untuk makan siangnya. Dan untuk bantuan kebutuhan bayi kita koordinasi ke Baznas Bazis," ujarnya.
Hingga siang ini tercatat 4 RW di wilayahnya meliputi 27 RT terendam banjir luapan Kali Ciliwung, paling parah di kawasan Kebon Pala dengan ketinggian lebih dari 2 meter. Sementara untuk Kampung Pulo tidak ada yang mengungsi karena ketinggian air tidak terlalu tinggi.
"Di Kampung Pulo belum ada pengungsi. Di sana ada mobil pompa dari Sudin SDA (Sumber Daya Air) Jakarta Timur). Jadi banjir bisa disedot. Kalau di Kebon Pala tidak bisa disedot," tukasnya. (Ifand)
