Tahun ini Kurban Apa?

Kamis 07 Jul 2022, 07:30 WIB
Kartun Sental-Sentil: Tahun ini Kurban Apa? (kartunis: poskota/ucha)

Kartun Sental-Sentil: Tahun ini Kurban Apa? (kartunis: poskota/ucha)

"BEH, Idul Adha kita kurban apa?" tanya Yudi kepada Babeh Sadeli.

"Kurban perasaan, Tong," jawab Babeh sekenanya.

"Kok gitu, Beh. Yudi tanya beneran nih. Soalnya orang tua temen-temen Yudi pada kurban kambing."

"Babeh juga ngomong beneran, Yud. Babeh cuma bisa kurban perasaan. Perasaan Babeh nggak enak nih. Biasanya, mushola depan rumah kita dapat kiriman hewan kurban dari ACT. Tahun ini kayaknya nggak ada, karena ACT sudah ditutup sama pemerintah."

"Kenapa ditutup, Beh? Kambingnya banyak yang kena penyakit PKM ya?"

"Bukan. Tapi, pimpinannya pada kena penyakit serakah."

Babeh Sadeli berseloroh, negeri ini sekarang lagi diserang virus aneh. Banyak orang tak waras. Aktor sandiwara jadi panutan.

Orang-orang saling hujat di me￾dia sosial. Benar salah tak lagi sesuai kaidah. Benar salah didasarkan pada pendapat kelompoknya masing-masing.

"Beh, kata teman Yudi, sekarang mau ada pemilihan presiden lagi ya? Banyak yang ngasih duit dong, Beh?" sela Yudi.

"Iye. Sebenarnya sih masih lama. Tapi udah ramai ya, Tong. Kat￾anya, gubernur DKI bakal lawan gubernur Jateng," kata Babeh sok ngomongin politik.

"Kalo gitu, minta aja hewan kurban dari mereka, Beh."

"Ogah, ah. Takut dibilang politik dagang agama. Apalagi politik dagang sapi. Kan jadi berabeh," kilahnya.

"Aneh, Babeh ini lagi ngomongin politik apa ngomongin ekonomi sih? Kok pakai dagang-dagang."

"Sama aja, Yud," jawab Babeh Sadeli.

"Di mana samanya, Beh?"

"Politisi dan pedagang itu sama-sama jualan kecap nomor satu." Gubrakkkk!!! (gusmif)


News Update