Natasha merasa sangat senang akan kesempatan dan kepercayaan yang diberikan oleh sutradara senior Cheryl Halpern untuk dapat bersama membuat fillm yang mengangkat isu perdagangan manusia ini.
"Film ini sendiri akan diputar di berbagai festival film di seluruh dunia. Di samping itu, akan juga diputar di streaming service dalam waktu dekat," tutur Natasha Dematra.
Dalam acara world premiere ini, film Holy Prostitution juga meraih penghargaan Best Film dari festival film bergengsi Asia Pacific International Filmmaker Festival & Awards.
Dan sebelumnya berjaya di Mumbai International Festival dengan meraih terbaik di dua kategori.
Acara ini juga merupakan bagian dari peringatan Hari PBB Against Drug Abuse and Illicit Trafficking dan dihadiri oleh para pegiat budaya, Brigjen TNI Mustofa Tamim, Raja Tallo, Sultan Indra Osman, BRAy Erna Santoso, Abah Ukam, Maria Eva, artis-artis Indonesia idan bekerja sama dengan ATM Nusantara Cibubur dan Yayasan Peduli Anak Indonesia. (*/mia)
