JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Republik Indonesia terus melakukan pengamatan terhadap kondisi salju yang ada di puncak pegunungan Jayawijaya, Papua.
Kondisi salju abadi yang ada di pegunungan Jayawijaya diprediksi akan terus menyusut akibat adanya pemanasan global yang semakin hari, semakin menggila.
“Dari penelitian kami, diprediksi pada tahun 2025, salju yang ada di puncak akan hilang,” ujar Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, dikutip dari Asia Today, Kamis (24/3/2022)
Menurut Dwikora, saat ini hanya tinggal sedikit jumlah salju yang ada di puncak Jayawijaya, sekitar satu persen dari jumlah keseluruhan salju yang ada.
“Luas salju di puncak Jayawijaya hanya satu persen, dari total 200 km persegi, sekarang hanya 2km persegi,” lanjutnya.
Hal yang menjadi penyebab utama dari kejadian ini diperkirakan akibat adanya perubahan iklim. Terjadi kenaikan suhu bumi yang tidak sesuai dengan prediksi yang sebelumnya telah dilakukan.
Negara-negara di dunia telah menyepakati kenaikan suhu bumi hanya sekitar satu derajat hingga tahun 2030 namun, kenaikan suhu di sejumlah kota di Indonesia justru telah melewati perkiraan yang ada, termasuk di ibu kota, DKI Jakarta.
“Kenaikan suhu panas bumi saat ini menjelang tahun 2030 hampir mencapai 1,5 derajat celsius.” Pungkas Dwikora.
Gawat! Salju Abadi di Puncak Gunung Jayawijaya Terancam Hilang, Ini Penyebabnya
Kamis 24 Mar 2022, 15:24 WIB
.jpg)
Editor
Administrator Follow Poskota
Cek berita dan informasi menarik lainnya di Google News sekaligus ikuti WhatsApp Channel POSKOTA untuk update artikel pilihan dan breaking news setiap hari.
News Update
JAKARTA RAYA
Evakuasi Elf Rombongan Besan di Kali Cikumpa, Lalu Lintas Jalan Raya KSU Depok Masih Padat
JAKARTA RAYA
Mobil Elf Rombongan Besan Masuk Kali Cikumpa Depok, 13 Penumpang Dilarikan ke Rumah Sakit
OLAHRAGA
Link Live Streaming PSM Makassar vs Arema FC Sore Ini 13 September 2026, Kick Off 15.30 WIB