JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Polres Metro Depok melaporkan, bahwa tindak kejahatan di wilayah Depok mengalami penurunan sebesar 16,76 persen.
Jumlah tersebut mengalami penurunan, dimana pada tahun 2020 sebanyak 895 kasus, sedangkan 2021 hanya 745 kasus.
Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Imran Edwin Siregar, menyampaikan hal ini dalam konferensi pers akhir tahun 2021 di Aula Atmani Adhi Wedana, Jumat (31/12/2021) sore.
"Secara umum dapat disampaikan hasil Crime Total (CT) pada tahun 2020 sebesar 895 kasus, dan tahun 2021 hanya 745 (kasus). Terjadi penurunan 16,76 persen," kata Kombes Imran, dikutip melalui PMJnews.
Imran menambahkan, bahwa untuk Crime Clearence (CC) pada tahun 2020 sebanyak 871 kasus pada 2021 cuma 415. Angka ini mengalami penurunan 52,36 persen.
Imran juga menyampaikan beberapa bentuk kejahatan lainnya. Seperti, kasus viral yang menjadi perhatian publik sebanyak 10 kasus.
Kemudian, menjelang akhir tahun, jajaran Polrestro Depok berhasil mengamankan 1.004 botol minuman keras.
"10 kasus viral yg menjadi atensi publik berhasil diungkap dan tertangani. Untuk Satnarkoba dipenghujung tahun berhasil amankan 1.004 botol minuman keras berbagai merk," tuturnya.
Lihat juga video “Poskota Terkini: Kasus Orang Terinfeksi Varian Omicron di Indonesia Bertambah Jadi 46 Orang”. (youtube/poskota tv)
Sedangkan, untuk Satlantas Polrestro Depok, Imran menambahkan, menindak sejumlah travel gelap, pengawalan illegal dan knalpot bising. Polisi juga melakukan penindakan kepada para pelanggar.
"Dari operasi tersebut diperoleh 22 unit kendaraan travel gelap, 286 pelanggar knalot bising, dan 1 unit sepeda motor," tukasnya. (Ibriza Fasti Ifhami)
