Gila! Kecelakaan Tebus 502 Kali dari Januari hingga Oktober 2021, KNKT: Melebihi Batas Toleransi

Minggu 12 Des 2021, 02:44 WIB
Direktur Teknik dan Fasilitas PT Transjakarta, Yoga Adiwinarto, akan membuka diri terhadap penyelidikan terkait bus TransJakarta tercatat alami kecelakaan tebus 502 kali dari Januari hingga Oktober 2021. (Foto/cr02) 

Direktur Teknik dan Fasilitas PT Transjakarta, Yoga Adiwinarto, akan membuka diri terhadap penyelidikan terkait bus TransJakarta tercatat alami kecelakaan tebus 502 kali dari Januari hingga Oktober 2021. (Foto/cr02) 

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Bus TransJakarta tercatat alami kecelakaan tebus 502 kali dari Januari hingga Oktober 2021, menurut KNKT telah melebihi batas toleransi.

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) turun langsung guna melakukan investigasi terkait penyebab rentetan kecelakaan yang menerpa bus Transjakarta beberapa waktu terakhir.

Ketua KNKT, Soerjanto Tjahjono menyampaikan sejak Januari hingga Oktober 2021, TransJakarta mengalami kecelakaan sebanyak 502 kali.

"Ini sudah melebihi batas toleransi yang bisa kita terima, maka KNKT bersama TransJakarta melihat bagaimana kita melakukan improvement untuk keselamatan," kata Soerjanto kepada wartawan di kantor PT TransJakarta , Cawang, Jakarta Timur, belum lama ini.

Pihaknya pun meminta, agar PT TransJakarta dapat secara transparan memberikan informasi terkait pengoperasian bus TransJakarta maupun aspek pengemudi.

Masih dengan Soerjanto, harus adanya keterbukaan informasi ini, contoh, pengalaman saya, begitu operator itu membuka diri, terhadap masalah audit atau surveillance (pemantauan) dan apapun terhadap investigasi, kemudian setelah itu, peningkatan keselamatannya semakin membaik luar biasa.

Inilah yang kita harapkan nanti dari kita melakukan surveillance dengan TransJakarta ini bisa menemukan beberapa risiko - risiko yang perlu ditangani segera.

Kata Soerjanto, pihaknya akan terus mendalami faktor-faktor yang dapat mengakibatkan adanya problem dalam pengoperasian bus TransJakarta.

"KNKT bukan untuk mencari siapa yang salah, akan tetapi mengajak diskusi TransJakarta juga dari pengemudi, apa yang menjadi keluhan mereka. Apa yang terjadi pada mereka? Nanti mereka sampaikan ke kita, kemudian kita carikan solusinya," terangnya.

Di sisi lain, Direktur Teknik dan Fasilitas PT TransJakarta, Yoga Adiwinarto mengatakan akan memberikan seluruh dafa yang dibutuhkan KNKT guna proses audit atau investigasi kasus secara mendalam.

Lihat juga video “Pemprov DKI Jakarta Kebut Pengerjaan Lapangan Sepakbola Jakarta International Stadium (JIS)”. (youtube/poskota tv)

"Kami akan memberikan data yang diminta KNKT, kemudian kita tunggu hasilnya. Apabila seperti yang dicontohkan tadi, apabila pengemudi ngantuk, kita akan cari solusi bagaimana para pengemudi agar tidak mengantuk. Ini akan dianalisis mendalam oleh KNKT, dan kita mensupport (mendukung)," ucap Yoga.


Berita Terkait


undefined
Kopi Pagi

Toleransi Beragama

Kamis 23 Des 2021, 07:00 WIB

News Update