Menurut Yunia, kejadian tersebut terjadi padanya sudah sevanyak dua kali. dikatakan nya yang pertama ia juga sempat di lecehkan ketika naik sepeda (berolahraga).
"Ini kedua kalinya saya mengalami kejadian yg merugikan saya. Pertama saya kena stalk juga oleh cowok ketika sedang olahraga sepeda. Kedua, ini saya langsung mendapat pelecehan secara fisik," sambungnya
"The many reasons males hidup sampe tua di sini. Primitif pola pikirnya, sampe kapan?," keluh kembali dalam cuitannya.
Yunia merupakan warga asal Cikarang Timur. Kepada sang pelaku yang melakukan pelecehan tersebut, ia berharap jika pad Keluaga si pelaku dikemudian hari tidak mendapatkan perlakuan yang seperti dirinya.
Hal itu cukup membuat ia terpukul, dan trauma atas peristiwa yang terjadi saat berolahraga beberapa waktu lalu.
"Buat bapak yang tadi sudah melecehkan saya, semoga istri, kakak perempuan, ibu dan/atau anak perempuan Anda tidak perlu mengalami hal traumatis seperti yg Anda lakukan thdp saya tadi," bebernya
Saat dihubungi Poskota.co.id, ia mengatakan jika tak memiliki bukti cukup untuk melaporkan ke pihak berwajib.
Selain itu, dikawasan tempat ia berolahraga tidak ada kamera pengawas CCTV.
"Saya memutuskan untuk tidak membuat laporan, Karena pertama, saya tidak punya bukti yg cukup. Di kawasan itu tidak ada CCTV dan/atau saksi mata yg membantu saya," sambungnya.
Ia merasa lebih memiliki banyak suara atas keresahan yang ia tuang di sosial media, yang mungkin juga dirasakan oleh perempuan diluar sana dengan perlakuan yang sama.
"Kedua, rasanya lebih mudah kalo saya menuangkannya di media sosial secara agar membantu menyebarkan awareness Kepada masyarakat sekitar," pungkasnya, Kamis (11/11/2021) Siang. (kontributor/ihsan fahmi)
