JAKARTA.POSKOTA.CO.ID - Saat ini, Indonesia Tengah bersiap menjadi tuan rumah World Superbike (WSBK) Mandalika 2021 di Nusa Tenggara Barat (NTB), Seri ke-13 sekaligus sebagai penutup musim 2021 ini, akan digelar di Pertamina Mandalika International Street Circuit pada tanggal 20-21 November 2021.
World Superbike (WSBK) akan menyambangi Indonesia sebagai destinasi terakhir di kalender balap musim 2021. Menjelang ajang balap motor kelas dunia itu, pemesanan akomodasi di Lombok meningkat, bahkan sudah ada yang penuh.
Kargo serta logistik balapan untuk seri terakhir WSBK 2021 di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, tersebut memang telah mendarat di Bandara Lombok sejak awal pekan ini.
Akan tetapi, jelang ajang balapan tersebut, Salah satu panitia lokal Mandalika Grand Prix Assosiation (MGPA) diduga unboxing boks kargo motor Ducati secara ilegal. Hal ini terjadi pada hari Rabu (10/11/2021), ketika Ducati mendapatkan Video Palau kargo berisi motor Ducati Panigale V4 R dibuka oleh salah satu petugas penyelenggara sirkuit Mandalika.
Konten unboxing motor ini pun menjadi trending di twitter dengan menggunakan #Norak, Kamis (11/11/2021)
Salah satu penyebab konten Unboxing menjadi trending di twitter dikarenakan salah satu panitia membuka kotak motor Ducati yang diketahui milik pembalap Michael Rinaldi.
Dimana, dalam hal ini sebenarnya hanya boleh dilakukan oleh petugas bea cukai, untuk mencegah spionase dan manipulasi industri.
Aturan ini dibuat untuk mengurangi potensi kecurangan menjelang balapan
Setelah membuka kotak motor Ducati, salah satu panitia tersebut berpose jempol di samping motor Ducati.
Dan konten dia membuka kotak motor Ducati ini diunggah ke Youtube dan Instagramnya, sehingga membuat banyak netizen melihat dan memberikan kritik pedas di kolom komentar akun media sosialnya.
Kejadian ini pun diakui oleh Direktur Eksekutif SBK Gregorio Lavilla yang menyampaikan permintaan maafnya kepada tim asal Bologna, Italia.
“Kami sangat meminta maaf, insiden ini di luar kendali kami," ujar Lavilla, Direktur Eksekutif SBK kepada Speedweek.com.
Alhasil, Direktur Eksekutif SBK Gregorio Lavilla, telah mengambil Tindakan untuk memecat salah satu panitia local tersebut.
“Karywan itu sudah dipecat,” lanjut Lavilla.
Insiden ini pun telah mencoreng nama Indonesia, dikarenakan konten unboxing ini telah bocor ke media swiss, yaitu Speedweek.com. Speedweek juga melaporkan bahwa bos Ducati Paolo Ciabatti kecewa berat dengan kejadian ini. Bahkan, media tersebut menulis bahwa insiden semacam ini hanya terjadi di negara dunia ketiga terjadi lebih dari 40 tahun lalu. (Christin Yuliana)
