JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - The Rolling Stone menghilangkan salah satu lagu wajib dalam setlist konser mereka yaitu “Brown Sugar”.
Hal ini dikarenakan penggambaran lirik dari lagu tersebut yang menceritakan tentang kengerian perbudakan.
Lagu “Brown Sugar” merupakan satu diantara lagu populer yang dimiliki oleh band yang terdiri dari Mick Jagger, Keith Richards, dan Ronnie Woods itu sejak tahun 1971.
Lagu ini secara luas dianggap sebagai salah satu lagu dengan riff gitar terbesar dalam sejarah.
Meskipun begitu, keberhasilan lagu ini menutupi fakta bahwa lagu ini membayangi referensi tentang perbudakan, seks, dan narkoba.
Namun, akibat lirik yang kontroversial, band rock asal Inggris ini memutuskan untuk meniadakan lagu “Brown Sugar” dalam No Filter Tour mereka kali ini.
Berdasarkan Setlist FM lagu ini menjadi salah satu lagu yang paling banyak dimainkan dalam tur mereka.
“Brown Sugar” menempati urutan kedua setelah “Jumpin’ Jack Flash” dimana lagu ini sudah dimainkan secara langsung sebanyak 1.136 kali.
Melansir dari The Guardian, “Brown Sugar” juga dianggap memiliki beberapa “lirik yang paling kasar dan ofensif yang pernah ditulis" dan itu adalah "kotor, seksis, dan sangat ofensif terhadap wanita kulit hitam".
Penarikan lagu tersebut dari setlist pun dikonfirmasi oleh pemain gitar Rolling Stone Keith Richards kepada Los Angeles Times.
Namun, ia masih bingung terhadap reaksi yang diterimanya dari waktu ke waktu.
