Ia kemudian menghampiri korban dan kakak korban namun pelaku tiba-tiba keluar dengan mengacungkan sebilah pisau dan berteriak-teriak.
"Mana lagi anaknya ? Mana lagi?," ucap Misja mengulang teriakan pelaku.
Pasca kejadian tersebut, pelaku kemudian kabur.
Ia kemudian melakukan pertolongan terhadap korban yang sudah bersimbah darah dan korban kemudian dibawa ke Puskesmas Cinangka.
“Kami langsung bawa korban ke Puskesmas,” ungkapnya.
Ia menceritakan, antara pelaku dan korban sudah bukan siapa-siapa lagi. Keduanya selain sesama pemuda di Desa Bandulu, juga biasa akrab sehari-harinya.
“Mereka ini tetanggaan di desa. Dua-duanya (pelaku dan korban) sering makan bareng, jalan bareng,” tuturnya.
Misja tidak mengetahui sebab musabab pelaku menusuk korban. Kemungkinan penusukan itu terjadi karena motif dendam. "Mungkin karena alasan pribadi. Itu baru kemungkinan,” terangnya.
Saat dikonfirmasi, Kasatreskrim Polres Cilegon, AKP Arief N Yusuf membenarkan peristiwa tersebut. Kejadian penusukan saat ini tengah ditangani penyidik.
Video Menara Saidah, Gedung Angker di Tengah Kota. (youtube/poskota tv)
"Masih kita selidiki semuanya," tuturnya.
Arief belum bisa menyebutkan sebab penusukan tersebut terjadi. Penyelidikan masih dilakukan intens.
"Semuanya masih kita minta keterangan, masih kita selidiki," pungkasnya. (rahmat haryono)
