TANGERANG, POSKOTA.CO.ID - Terkait korban meninggal di RSUD Kabupaten Tangerang, dr Santika Budi Andiayani yang merupakan doktor bagian ICU mengungkapan ketiganya mengalami luka bakar 60 sampai 98 persen.
"Ketiga Narapidana yang meninggal dari jam 3 pagi atas nama tuan A. Memang kondisinya luka bakar berat sekitar 98 persen, pasien itu sudah jatuh ke arah infeksi yang mengganggu organ lain," kata dia saat dijumpai di RSUD Kabupaten Tangerang, (9/9/2021).
Sementara untuk korban lainnya yakni H meninggal jam 6 pagi dengan kondisi luka bakar 60-80 persen.
"Terakhir tuan T luka bakar 85 persen," jelasnya.
Menurut dia pihak dokter juga telah melakukan upaya semaksimal mungkin untuk memberikan perawatan terhadap korban kebakaran di Lapas Kelas I Tangerang.
"Semua sudah kami bantu dengan alat terpasang ventilator ketika pasien itu masuk, lalu pemeriksaan laboratorium, dan penunjang lainnya," ujarnya.
Namun apalah daya, akibat luka bakar yang dialami pasien terbilang parah, pasien mengalami komplikasi.
"Karena ada akibat luka bakar itu sendiri ada penunjang ganguan organ yang lain, gangguan multi organ seperti ginjal dan liver," jelasnya.
Sementara itu untuk tindakan lain, lanjut Santika, kebanyakan dari pasien mengalami syok saat awal masuk ke RSUD Kabupaten Tangerang.
"Kemarin itu awal masuk syok berat pasiennya kita langkah awal atasi dulu tatanan syok dehidrasi cairan kemudian kita berikan obat penopang jantung seperti vitamin," jelasnya.
Namun setelah kondisi korban terlihat lebih baik, tambah Santika, pihak dokter akan melakukan langkah selanjutnya.
