5 Tahun Kasus Penganiayaan Anak Sahroni Belum Terungkap Kepolisian, Keluarga Korban: Kami Tak Akan Lelah Meminta Keadilan

Kamis 09 Sep 2021, 02:11 WIB
Ikbal (22) saat ditemui Poskota.co.id di kediaman rumah neneknya, di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Rabu (08/09/2021) siang. (Foto/Ihsan)

Ikbal (22) saat ditemui Poskota.co.id di kediaman rumah neneknya, di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Rabu (08/09/2021) siang. (Foto/Ihsan)

"Karena diteriaki maling, sontak Ikbal kaget dan berusaha melarikan diri, dengan berlari ke arah perumahan sinar Kompas Utama Jalan Pulau Sulawesi (Tambun Selatan)," tambahnya.

"Ikbal sempat berusaha menyelamatkan diri ke salah satu rumah warga, namun sang pemilik rumah, malah berteriak, nih di sini pencurinya," keluh Sachroni.

Namun berharap mendapatkan perlindungan dari warga, Ikbal malah semakin didesak untuk mengaku pencuri, dan sekitar puluhan warga memukulinya dengan membabi buta.

Diketahui, saat peristiwa penganiayaan tersebut, kepala Ikbal dipukul dengan balok kayu, ditendang, dicekik hingga diikat oleh para warga yang mengira ia mencuri.

"Anak saya korban salah duga orang mencuri, dia memang bawa tas, dan isinya hanya buku dan kitab Al-Qur'an saja, tak terbukti ia mencuri, anak saya anak baik," seru Sachroni saat menahan air mata.

Setelah kejadian tersebut, Ikbal sempat dirawat di RS Karya Medika 1 dan di rawat hanya satu hari karena menurut rumah sakit, Ikbal perlu perawatan intensif.

Ikbal dilarikan ke RSUD Kabupaten Bekasi, dan menjalani pengobatan selama 9 hari.

Pengaduan ke Polsek

Ia ungkapkan kembali bahwa laporan dengan nomor B/1478/TPL-1/XII/2017/Polsek Tambun, tidak ada kejelasan.

Di mana atas penganiayaan terhadap anaknya tersebut terjadi sejak 2017 lalu.

Namun hingga saat ini, proses hukum tidak ada kemajuan, karena pelaku tak kunjung ditetapkan sebagai tersangka.

"Yang memukul atau menganiaya anak saya, itu saya kenal, yang mengikat pun saya tahu dan orang telah mengakui, saat saya ceritakan ke penyidik kepolisian, tetap saja tidak ada yang ditetapkan sebagai tersangka yang melakukan penganiayaan terhadap anak saya," ujarnya.


Berita Terkait


News Update