Di era milenial begini kok ada dukun ngaku keturunan Majapahit. Itulah Mbak Bondan, 40, dari Kebumen (Jateng). Dan seperti diduga, dukun ini ternyata cabul juga.
Sebab ABG Wulan, 15, yang diterapi olehnya, ujung-ujungnya digauli bak istri sendiri. Padahal di rumah istri Mbah Bondan tercatat ada sebelas orang.
Di era milenial begini, jika mau ngaku-aku keturunan siapa, mestinya catut nama tokoh penting. Misalnya ngaku keturunan Bung Karno, pasti akan menarik perhatian orang. Kalau ngaku keturunan Majapahit, kok jadi malah seperti burung perkutut.
Konon kutut keturunan Majapahit ini suaranya bagus. Tapi jangan lupa, raja Majapahit ada dua versi. Versi sejarah, raja Majapahit itu ya Hayamwuruk, sedangka versi legenda, raja Majapahit tak lain adalah Damarwulan yang berpemaisurai Ratu Ayu Kencana Wungu.
Nah, Mbah Bondan yang tinggal di Kedaleman Kulon Kecamatan Puring ini ngaku keturnan Majapahit yang mana? Keturunan Prabu Hayam Wuruk atau Damar Wulan?
Tapi siapapun yang menurunkan mbah Bondan, yang jelas dia ini punya istri sampai sebelas. Kalau mau bentuk klub sepakbola semacam Galanita dulu, boleh juga tuh. Mbah Bondan jadi menejer sekaligus pelatihnya.
Seperti dukun atau paranormal lainnya, Mbah Bondan ini sekarang dilabeli sebagai duku cabul. Soalnya debutnya sebagai paranormal sejak 2017, menorehkan catatan buruk.
Sudah sering dia mencabulai sejumlah pasiennya. Asalkan pasiennya cantik, lalu diterapi dengan cara yang aneh-aneh. Ujung-ujungnya si pasien dinodai.
Selama ini aman-aman saja, sebab para korban memilih diam. Lapor polisi sama saja mempermalukan diri sendiri, gara-gara urusan kemaluan yang ternoda. Meski di koran hanya diberitakan dengan nama inisial, di kampungnya dia akan dikondite jelek.
Maksudnya, cowok yang mau mendekati jadi mikir-mikir, ah turahan (sisa) dukun cabul. “Masak cowok ganteng begini kok hanya jadi “generasi penerus” doang....” begitu kata para cowok.
Tapi salah satu korban bernama Wulan, memang beda. Dia berani mengadu pada polisi, sehingga karier perdukunan Mbah Bondan tamat dengan sendirinya.
Sebab di penjara tak bisa praktek dukun cabul. Kalau mau dan lazim, sebagai napi jualan narkoba. Ini sudah sering kali terjadi, tapi Menkumham Yasonna Laoly belum bisa memberantas habis.
Awalnya skandal Mbah Bondan terkuak, ketika Wulan kepengin berprestasi dalam bidang olahraga. Dia ingin jadi atlet kelas PON, bukan hanya menang tingkat kecamatan atau kelurahan dalam rangka HUT RI.
Maka ketika mendapat informasi bahwa Mbah Bondan bisa soal begituan, langsung saja ABG Wulan ke rumah si dukun di Kedaleman Kulon.
Dia berangkat sendiri, karena lokasinya hanya lain desa saja, jalan kaki juga nyampe. Celakanya, Mbah Bondan melihat penampilan Wulan yang putih mulus macam artis Wulan Guritno, langsung ukuran celananya berubah sontak.
Maka ketika diterapi dalam kamar, terapinya juga lain dari yang lain. Seperti pasien lain yang menggugah selera, pada akhirnya Wulan dicabuli dan kemudian digauli.
Wulan menyesal sekali mendatangi dukun Mbah Bondan nan cabul itu. Sebab lelaki dari Kedaleman Kulon itu, terlalu dalem mengarap kehormatannya. Maka tak peduli dampaknya nanti, dia mengadu pada orangtua dan orangtua melaporkan ke Polsek Puring.
Hari itu juga Mbah Bondan dicomot. Dalam pemeriksaan terkuak, sudah banyak pasien yang “diwulankan” sejak dia praktek di tahun 2017.
Bini sudah sebelas, lihat ABG kok nepsong juga. Dasar dukun cabul. (GTS)
