JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth meminta pengerjaan crossing saluran atau gorong-gorong di Jalan Borobudur, Latumenten, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, dikebut. Hal ini agar pekerjaan tersebut rampung sebelum memasuki musim hujan.
"Jangan sampai dalam masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, masyarakat masih ditambah lagi dengan cobaan musibah banjir yang dapat mengganggu perekonomian," kata pria yang akrab disapa Kent, dalam keterangannya, usai meninjau pengerjaan saluran air di sejumlah daerah di Jakbar, Minggu (8/8/2021).
Kent menuturkan, pada akhir tahun biasanya Jakarta akan menghadapi intensitas hujan deras. Musibah banjir pun menjadi momok hingga seakan menjadi langganan di wilayah tersebut.
"Jangan juga ada lagi masalah kerusakan sanitasi dan air bersih lingkungan, serta dapat menimbulkan potensi penyakit-penyakit yang dapat ditularkan melalui media air seperti penyakit kulit, diare serta demam berdarah dan beberapa penyakit lainnya yang dapat menyusahkan masyarakat,” ujar Kent.
Meski di tengah pandemi Covid-19, Kent tak pernah menyurutkan langkahnya untuk terjun ke lapangan guna melayani masyarakat, seperti meninjau pengerjaan saluran air disejumlah daerah di Jakarta Barat ini.
"Saya datang hanya untuk melakukan pencocokan gambar, dan realisasi pengerjaan di lapangan seperti apa," tutur Kent yang dalam kunjungannya didampingi oleh penanggung jawab proyek, juru gambar dari Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Barat dan pihak konsultan pengawas independen dari universitas.
Kent melanjutkan, proyek aspirasi pengerjaan ini adalah proyeksi dari hasil resesnya pada akhir 2020 di wilayah Jelambar Baru, Latumenten, dan baru terealisasi pada tahun ini. Oleh karena itu, kini ia meninjau dan meminta kepastian kepada kontraktor proyek agar bisa cepat diselesaikan.
"Saya memastikan hasil pengerjaan apakah sudah sesuai dengan spesifikasi yang tertera di gambar perencanaan," tegas Kent.
Menurutnya, wilayah Latumenten, Grogol Petamburan, Jakbar, mempunyai drainase yang rendah hingga menyebabkan langganan banjir jika hujan terjadi di wilayah tersebut.
"Permasalahan di wilayah ini adalah DS-nya yang rendah, sehingga jikalau hujan sedikit maka di wilayah Jalan Raya Borobudur, Latumenten di sekitar Apartemen Latumenten Langsung terimbas Banjir," tutur Kepala Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) DPD PDI Perjuangan Provinsi DKI Jakarta itu.
Pada saat pandemi Covid-19, sambung Kent, kesehatan dan kebersihan adalah hal yang sangat penting dan harus segera diantisipasi sejak dini, agar tidak menjadi beban permasalahan di kemudian hari bagi masyarakat Jakarta, khususnya masyarakat Jakbar.
"Yang patut kita ketahui bersama bahwa dalam masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, kesehatan dan kebersihan adalah suatu hal yang di anggap penting dan harus menjadi perhatian kita semua," imbuhnya.
"Permasalahan mengenai banjir ini menurut saya adalah suatu hal yang dapat di antisipasi dan tanggulangi sejak dini, karena hal tersebutlah maka saya meminta agar proyek pengerjaan ini agar bisa cepat segera diselesaikan," pungkasnya. (ril/ys)
