JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Adanya aktivitas para karyawan P T Yamaha Music Manufacturing Indonesia di Kawasan Industri Pulogadung, Jakarta Timur saat PPKM Darurat dinilai telah melanggar aturan.
Aktivisi Ini Laporkan Pelanggaran PPKM Darurat, Minta Gubernur Anies Tidak Pandang Bulu
Sabtu 17 Jul 2021, 13:41 WIB

PT Yamaha Music Manufacturing Indonesia yang diduga masih memperkerjakan karyawan dimasa PPKM Darurat . (Ist)
Mengingat, perusahan tersebut bukan merupakan yang termasuk esensial maupun kritikal yang diperbolehkan beroperasi dimasa PPKM Darurat.
"Aktivitas PT Yamaha Music berpotensi menjadi klaster baru pandemi Covid-19. Padahal, Pemprov DKI saat ini sedang berjuang menanggulangi pandemi virus Corona," terang Ketua Poros Rawamangun Rudy Darmawanto, Sabtu (17/7/2021).
Atas adanya pelanggaran tersebut, Gubernur Anies Baswedan dan Kapolda Metro Jaya pun diminta untuk menindak tegasnya.
"Kita berharap ada rasa keadilan dan kepastian hukum bagi pelanggara PPKM Darurat yang diberikan Satgas Covid-19, sehingga tidak ada kesan pandangan bulu dalam menegakan aturan PPKM Darurat," tegasnya.
Sementara itu, sikap tidak koperatif ditunjukan pihak PT Yamaha Music Manufacturing Indonesia saat wartawan ingin melakukan konfirmasi.
Salah satu manager bahkan melakukan pengusiran, dan minta wartawan untuk meninggalkan lokasi.
Sebagaimana aturan PPKM Darurat, pemerintah hanya memperbolehkan pekerja pada bidang esensial dan kritikal. Pembatasan ini, dilakukan untuk menekan penyebaran kasus aktif Covid-19 yang terus melonjak.
Adapun pekerjaan yang diperbolehkan itu seperti pekerja komunikasi dan IT, keuangan dan perbankan, pasar modal, sistem pembayaran, perhotelan non penanganan karantina Covid-19, dan industri orientasi ekspor. (deny)
Editor
Administrator Follow Poskota
Cek berita dan informasi menarik lainnya di Google News sekaligus ikuti WhatsApp Channel POSKOTA untuk update artikel pilihan dan breaking news setiap hari.
Berita Terkait
Jakarta
Penerapan PPKM Darurat Memasuki Pekan Ketiga, Lalu Lintas di Sejumlah Ruas Jalan Ibukota Tampak Lenggang
Minggu 18 Jul 2021, 10:03 WIB
Jakarta
Anies Baswedan Beberkan Evaluasi Selama 2 Pekan PPKM Darurat di Jakarta
Minggu 18 Jul 2021, 18:00 WIB
News Update
Petani Tembakau Jatim Tolak Ajakan Wamendagri Perketat Industri, Singgung Intervensi Asing
Sabtu 31 Jan 2026, 14:33 WIB
OTOMOTIF
Uji Coba Lepas L8 Jelang IIMS 2026 Diwarnai Kendala Teknis, Ini Penjelasannya
31 Jan 2026, 14:11 WIB
JAKARTA RAYA
Banjir 210 Cm di Kampung Melayu Surut, 187 Pengungsi Masih Tertahan
31 Jan 2026, 14:05 WIB
Daerah
Pencarian Korban Longsor di Bandung Barat Dilanjutkan, Tim SAR Temukan 5 Bodypack Tambahan
31 Jan 2026, 14:02 WIB
JAKARTA RAYA
Banjir di Kapuk Muara dan Marunda Jakut Belum Surut, Ketinggian Air Capai 45 Cm
31 Jan 2026, 14:00 WIB
JAKARTA RAYA
Kurangi Penumpukan Kapal Nelayan, KKP Petakan Alur Keluar-Masuk di Muara Angke
31 Jan 2026, 13:56 WIB
EKONOMI
Paylater Makin Populer di Kalangan Gen Z, OJK Ingatkan Bahaya Kredit Macet
31 Jan 2026, 13:46 WIB
HIBURAN
Ultimatum Beby Prisillia untuk Onad: Pakai Narkoba Lagi, Kami Bercerai
31 Jan 2026, 13:22 WIB
OTOMOTIF
Ekosistem jadi Kunci Percepatan Penerapan Kendaraan Listrik di Indonesia
31 Jan 2026, 13:05 WIB
HIBURAN
Onad Ceritakan Pengalaman Rehabilitasi dan Alasan Pakai Narkoba: Sebut Dirinya Diagnosis Peter Pan Syndrome
31 Jan 2026, 13:00 WIB
EKONOMI
Harga Emas Antam Hari Ini, Sabtu 31 Januari 2026: Setelah Cetak All Time High, Turun Drastis Rp260.000 Jadi Rp2.860.000 per Gram
31 Jan 2026, 12:37 WIB
JAKARTA RAYA
4 Rumah dan 3 Lapak di Jakbar Terbakar, Penyebab Korsleting Listrik
31 Jan 2026, 10:35 WIB