JAKARTA, POSKOTA.CO.ID – Ceramah Ustadz Yusuf Mansyur kembali menuai pro kontra.
Beberapa waktu lalu, melalui unggahan instagram, dai kondang itu memberikan petuah mengenai aksi tak mudik setara dengan pahala lailatul qadar.
Namun hal ini rupanya menarik komentar ulama lain, salah satunya tokoh Nahdatul Ulama (NU) Umar Syadat Hasibuan atau dikenal dengan Gus Umar.
Dalam cuitannya di twitter, Gus Umar mengkritik penyataan Ustadz Yusuf. Lantaran menurutnya tidak semudah itu memperoleh malam lailatul Qdar.
Gus Umar memperingatkan Ustadz Yusuf untuk tidak menyetarakan aksi tidak mudik dengan ganjaran malam lailatul qadar.
"Kalau kamu mau nasehatin orang jangan mudik jangan bawa-bawa lailatur qodar, Yusuf kamu pikir segampang itu ketemu lailatul qodar," tulis Umar, dikutip Poskota Rabu (5/5).
Gus Umar juga menyindir pemilik paytren itu dengan mengatakan dirinya tak mendapat lailatul qadar kendati tak mudik tahun lalu.
Dalam cuitannya, Ia juga mempertanyakan dari mana Ustadz Yusuf mempelajari konsep yang Ia bagikan.
"Tahun lalu saya gak mudik lebaran loh Yusuf, tapi gak ketemu juga lailatul qodar. Kamu belajar dari mana ini ucapan seperti ini bro Yusuf? #Seriusnanya,” sambung Gus Umar.
Lantas hal inipun ditanggapi langsung oleh Ustadz Yusuf di akun Instagramnya. Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Quran Ketapang itu pun nampak membagikan tangkapan layar sebuah berita yang berisi komentar Gus Umar di instagram. Ustaz Yusuf kemudian mengaku salah
"Makasih Gus Umar. Siap Salah. Siap Belajar," tulisnya dalam keterangan unggahan.
Dalam keteangan tersebut pun Ustadz Yusuf mengingatkan para pengikutnya untuk mengambil sisi positif dan membuang perilaku negatif darinya.
"Ambil yang baik-baik dari saya, jika ada. Kalau yang jelek-jelek, buang aja enggak usah diambil," katanya.
"Salam juga buat keluarga semua di rumah. Met (baca) Al Mulk ya kawan-kawan," tambah ustadz berusia 44 tahun itu.
Berikut pernyataan Ustadz Yusuf Mansyur dalam video yang menuai kritik Gus Umar.
"Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh. Sekarang ini salah satu ibadah yang bisa memungkinkan kita dapat Lailatul Qadar adalah justru tidak mudik," mulai sang ustadz.
"Kok bisa tidak mudik bisa dapat pahala Lailatul Qadar? Pahala kemudian sepuluh hari dan malam terakhir Ramadhan," lanjutnya menjelaskan pernyataan.
"Karena itu kan pengorbanan, pengorbanan perasaan dan dia juga adalah penyelamat, penyelamat diri, keluarga dan orang-orang di kampung. Dan itulah ibadah tertinggi," terangnya.
"Jadi jangan mudik, dan dapatkan Lailatul Qadar dengan cara yang sederhana seperti itu," tandas Ustaz Yusuf.
Diketahui, Ini bukan pertama kalinya dai tersebut terpeleset lidah saat menyampaikan ceramah. Sebelumnya Ustaz Yusuf sempat dikritik karena menyuarakan dakwah mengenai orang miskin karena kurang ibadah. (cr07)
