Ratusan Hektare Sawah di Pinggir Tol Serang-Panimbang Terendam Banjir

Minggu 04 Apr 2021, 09:47 WIB
Anggota DPRD Lebak Fraksi PDI Perjuangan Enden Mahyudin meninjau lokasi sawah yang terendam banjir di Cibadak (ist)

Anggota DPRD Lebak Fraksi PDI Perjuangan Enden Mahyudin meninjau lokasi sawah yang terendam banjir di Cibadak (ist)

 LEBAK, POSKOTA.CO.ID – Selain merendam puluhan rumah  warga yang tersebar di Tiga Kecamatan di Kabupaten Lebak, hujan sejak Jumat malam telah merendam ratusan hektar sawah di pinggir Tol Serang – Panimbang.

Ratusan hektar sawah itu diketahui berada di 3 desa yakni Desa Cisangu, Desa Bojongcae dan Desa Panancangan, Kecamatan Cibadak. Kondisi tersebut, telah membuat khawatir para petani, pasalnya dari ratusan sawah itu terdapat beberapa petak sawah yang belum dipanen padinya.

 Melihat kondisi tersebut, anggota DPRD Lebak Fraksi PDI Perjuangan Enden Mahyudin meminta Pemerintah Pusat dan daerah untuk mengambil langkah untuk mengatasi persoalan tersebut

 "Ketika hujan deras maka kondisinya seperti itu (terendam,-red), karena saluran air yang belum tersedia. Saya minta pusat dan daerah segera ambil langkah strategis agar masyarakat tidak lagi kena dampaknya," kata Enden kepada awak media, Minggu (4/4/2021).

Langkah strategis itu perlu dilakukan menurut Enden, agar setiap proyek strategis Nasional (PSN) tidak meninggalkan persoalan baru.

 "Di samping kami mengapresiasi keberadaan jalan tol, tapi kami mohon kepada Pak Jokowi agar dipikirkan langkah-langkah selanjutnya. Ketika tol ini selesai tapi tidak meninggalkan persoalan yang prinsip yang dampaknya dirasakan langsung masyarakat," pinta Enden.

Kemudian, Enden meminta pemerintah memikirkan nasib masyarakat yang terancam gagal panen akibat sawah mereka terendam air. Pasalnya, pertanian menjadi mata pencaharian warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Karena masyarakat tidak bisa panen, saya harap Pemerintah Pusat bisa memberikan kompensasi kepada masyarakat yang sawahnya terendam. Saya kira ini yang harus dipikirkan bersama, khususnya oleh Pemerintah Pusat," harapnya.(kontributor banten/yusuf permana)


Berita Terkait


News Update