JAKARTA, POSKOTA.CO,ID - Badan Pusat Statistik (BPS) DKI mencatat pertumbuhan penduduk di Kecamatan Cipayung meningkat 2,18 persen.
Hal tersebut disebabkan banyaknya kawasan permukiman yang membuat masyarakat memenuhi kawasan tersebut.
Camat Cipayung, Fajar Eko Satrio mengatakan, pihaknya menduga pesatnya pertambahan laju penduduk di wilayahnya imbas dari banyaknya kawasan permukiman baru yang dibangun.
"Meski kami belum menganalisa lebih dalam, namun penyebab laju pertumbuhan penduduk tinggi diduga akibat banyaknya kawasan permukiman baru," katanya, Rabu (3/3/2021).
Baca juga: Kemendagri Ganti 5.000 Lebih Dokumen Kependudukan Warga Tangerang yang Rusak Akibat Banjir
Dugaan itu, kata Fajar, karena dalam beberapa tahun terakhir sejumlah pengembang perumahan membangun unit mereka di Kecamatan Cipayung.
Kemungkinan lain juga karena tingkat kelahiran yang tinggi, karena mengacu data BPS tahun 2019 mencapai 4.035 jiwa atau di posisi lima dari 10 Kecamatan di Jakarta Timur.
"Untuk lokasi yang banyak dibangun perumahan merata di setiap Kelurahan. Seperti di Kelurahan Cipayung, Kelurahan Pondok Ranggon, dan Kelurahan Cilangkap," ujarnya.
Sekedar informasi, dari data BPS DKI Jakarta tahun 2020 itu, jumlah penduduk di Kecamatan Cipayung berada di urutan nomor enam dari 10 Kecamatan di Jakarta Timur.
Pasalnya, untuk urutan pertama Kecamatan Cakung dengan jumlah penduduk 559.040, dua Kecamatan Duren Sawit dengan jumlah penduduk 414.604, tiga Kecamatan Jatinegara dengan jumlah penduduk 301.717 jiwa.
Untuk yang keempat adalah Ciracas dengan jumlah penduduk sebanyak 293.316 jiwa, dan kelima Cipayung dengan jumlah penduduk sebanyak 285.650 jiwa. (ifand/ruh)
