Gempa yang Siang Ini, Paling Kuat Dirasakan Warga Lebak

Selasa 07 Jul 2020, 16:15 WIB
Dampak gempa edi Lebak pada 2018.

Dampak gempa edi Lebak pada 2018.

LEBAK - Wilayah Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, tengah siang bolong tiba-tiba merasakan gempa. Dari pengakuan yang ada, warga Lebak yang paling kuat merasakan gempa itu.

Gempa bumi berkekuatan 5,4 skala richter mengguncang wilayah Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, Selasa (7/7/2020) pukul 11.45 WIB.

Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) dalam tweeter menyebutkan pusat gempa berlokasi pada 6.69 Lintang Selatan (LS), 196.14 Bujur Timur (BT) atau sekitar 18 Km Barat Daya Rangkas Bitung, Kabupaten Lebak. Gempa di kedalaman 82 km ini tidak berpotensi tsunami.

Dede, warga Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak mengatakan Ia dan sejumlah warga yang merasakan goncangan pun berlarian keluar rumah, khawatir gempa semakin membesar.

"Iyah kerasa lumayan gede lihat bangunan pada bergetar. Warga pada keluar rumah, enggak mau ambil resiko takut ketimpa bangunan. Gempanya kerasa dua kali," katanya.

Hal yang sama dikatakan Judin yang berada di daerah Nameng, Kecamatan Rangkasbitung. Dirinya dan istria segera berhamburan ke luar rumah. Istrinya saat itu sedang melayani pembeli di warung. Warga lain, Purnama mengatakan hal yang sama. Ia yang sedang berada di toko kelontong merasa gempa. Ia juga panik dan memilih keluar.

"Guncanganya cukup terasa. Khawatir bangunan roboh, saya dan isteri yang sedang melayani pembeli langsung lari keluar rumah," ucap Judin.

Terkait dampak gempa, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengatakan belum ada laporan kerusakan. "Laporan dari semua relawan-relawan yang di kecamatan alhamdulillah belum ada, belum ada laporan kerusakan ataupun korban jiwa," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak Kaprawi saat dikonfirmasi Pos Kota.

Meski demikian, lanjut Kaprawi, BPBD saat ini masih terus melakukan pengecekan ke wilayah-wilayah. Relawan-relawan juga masih mengecek lokasi masing-masing. "Sekarang relawan masih pada ngecek-ngecek lokasinya masing-masing," ujarnya.

Kaprawi mengatakan getaran gempa terasa tidak kuat di Rangkabitung pada saat dirinya tengah rapat kordinasi pandemi Covid19 bersama Bupati Lebak. Bahkan beberapa diantara peserta rapat tidak merasakan adanya gempa, termasuk dirinya.

"Informasinya getaran gempa terasa sekitar setengah menit. Guncangan nggak terasa kuat di Rangkasbitung, ada yang merasakan, ada juga yang tidak. Tapi di luaran katanya getarannya cukup," ucapnya.

Menurut BMKG, gempa di Rangkasbitung dirasakan kuat di Cihara, Rangkasbitung, Bayah, Pandeglang, Malingping, Cibeber, Banjarsari, Sukabumi, Jakarta, Depok, Bandung, Tangerang Selatan dan Bakauheuni. (haryono)


News Update