Oleh: Harmoko
ADA kalanya kita merasakan apa yang dimiliki orang lain terlihat lebih indah, ketimbang milik kita. Padahal sesuatu yang dimiliki itu sama dengan milik kita. Sama jenisnya, rupanya, dan wujudnya.
Diibaratkan mobil, tahun produksi sama, bulannya sama, merek sama, bahkan warna pun sama, tapi kenapa milik tetangga terlihat lebih indah.
Persepsi diri ini wajar saja dan akan menjadi positif jika digunakan sebagai alat kontrol diri terhadap kekurangan diri.
Sebut saja mobil tadi, jika milik orang lain lebih bagus, kinclong, tak pernah mogok, sementara milik kita tampak kusam dan sering bermasalah, berarti ada yang keliru dalam pemakaian atau kurangnya perawatan. Ini bentuk kesadaran atas kekurangan yang telah dilakukan.
Tetapi menjadi penghambat, jika cermin adanya ketidakpuasan diri atas apa yang telah dimiliki.
Jika demikian berlakulah pepatah " Rumput tetangga selalu terlihat lebih hijau".
Sebuah sikap yang mencerminkan ketidakpuasan yang bisa melahirkan embrio iri dan dengki. Dan, pada akhirnya memudarkan sifat toleransi, saling menghargai. Sementara toleransi, tenggang rasa, saling menghargai, menghormati adalah tatanan nilai yang mestinya melekat dalam jati diri sebagaimana ajaran leluhur yang sudah dilegalkan sebagai falsafah negeri.
Tidak berpuas diri dalam konteks mengembangkan kreasi dan inovasi adalah sikap yang hendaknya dikedepankan oleh seluruh anak negeri. Tetapi tidak berpuas diri atas apa yang telah dimiliki, atas hasil usaha yang telah dilakukan, selalu merasa kurang, itu pertanda kurang merasa bersyukur.
Akan beda, jika kekurangan yang didapat menimbulkan kesadaran diri, dijadikan pemacu untuk berkarya lebih baik lagi, bekerja lebih baik lagi agar mendapatkan hasil yang maksimal. Itu bentuk kesadaran untuk memperbaiki diri.
Lebih luas lagi, kesadaran diri ini diterapkan dalam lingkungan masyarakat dengan mengapresiasi dan menghargai hasil karya orang lain. Meski hasil karya, sebut saja buruk, belum maksimal, tidak sesuai standar kualifikasi, bukan lantas dibenci.Begitu pun ketika hasilnya berkualitas, sangat memenuhi standar kualifikasi, tidak lantas membuat iri, apalagi dengki, kemudian mencari - cari alibi untuk tidak menghargai. Lebih - lebih sampai menggerakkan orang lain agar ikut- ikutan tidak menghargai.
Follow Poskota
Cek berita dan informasi menarik lainnya di Google News sekaligus ikuti WhatsApp Channel POSKOTA untuk update artikel pilihan dan breaking news setiap hari.
News Update
Sosok Pria Berinisial ANH Siapa? Identitasnya Ramai Dicari usai Terseret Kasus Dugaan Bom Molotov di DPR
Sabtu 13 Jun 2026, 18:13 WIB
Sosok Pria di Pinggir Rooftop Gedung saat Aksi Mahasiswa UI Siapa? Video Viral Ini Jadi Sorotan
BNI Raih 7 Penghargaan Internasional, Perkuat Layanan Transaction Banking
Wajib Tahu! Ini Daftar Layanan Kesehatan yang Tidak Dijamin BPJS Kesehatan
Yamaha Luncurkan MX King 150 Prima Pramac Edition di Jakarta Fair 2026, Harga Tembus Rp29,9 Juta
BYD M6 DM Resmi Meluncur di Indonesia, Simak Harga Lengkap dan Keunggulannya
IPONE Ramaikan BBQ Ride 2026 Bandung, Siapkan Merchandise Eksklusif untuk Pengunjung
BBQ Ride 2026 Jadi Ajang Motul Dekat dengan Komunitas Custom Culture, Ada Promo Menarik
Harga Emas Perhiasan 24K Kembali Menguat Hari Ini 13 Juni 2026, Dijual Mulai Rp2,2 Jutaan
Ganjil Genap Puncak Bogor Hari Ini 13 Juni 2026 Ada Atau Tidak? Cek Jadwal One Way
Talenta Muda Indonesia Tembus Semifinal Australian Open 2026, Bukti Pembinaan dan Mental Juara Kian Matang
Apa Itu Co-Tutor Digital? Inovasi Pembelajaran ASN yang Membantu Belajar Lebih Efektif
Tecno Pova 8 5G Resmi Meluncur, Usung Baterai 8.000mAh dan Layar 144Hz untuk Pengalaman Gaming Maksimal
Mahasiswa Turun ke Jalan, Pengamat Sebut Gerakan Masih jadi Kekuatan yang Diperhitungkan Pemerintah
Update Harga Infinix Juni 2026: GT, Hot, Smart, dan Note Series Lengkap
Demo di Bundaran HI, Dishub DKI Alihkan Arus Lalu Lintas Sudirman-Semanggi