TANGERANG – Polisi menangkap Suryadi (46) dan Josep (40) karena menggelapkan mobil rental. Pelaku mengaku memiliki usaha rental mobil yang menjanjikan keuntungan besar ke pemilik kendaraan. Aksi tipu-tipu keduanya terbongkar setelah polisi menyelidik laporan palsu yang dibuat Suryadi di Polsek Jatiuwung. Bapak dua anak itu melaporkan Josep, rekan bisnisnya ke polisi lantaran menggelapkan 14 mobil rental yang dikelola Suryadi di kawasan Cibodas, Jatiuwung, Kota Tangerang. Namun rupanya kedok Suryadi dibongkar Josep. Saat diperiksa penyidik, Josep mengatakan bahwa rental yang dikelola Suryadi itu fiktif. Bahkan aksi penipuan dan penggelapan mobil dilakukan secara bersama Suryadi. Atas pengakuan Josep, petugas kemudian menjebloskan Suryadi ke jeruji benci. Sebanyak 14 mobil hasil penipuan dan penggelapan disita sebagai barang bukti. Kedua dijerat Pasal 378 dan 372 KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama 4 tahun. Kapolres Metro Tangerang Kombes Abdul Karim mengatakan, Suryadi dan Josep merupakan kawanan pelaku penipuan dan penggelapan mobil rental. "Adapun modus operandinya, tersangka seolah-olah memiliki usaha rental mobil, sewa mobil," ungkapnya, Selasa (22/10/2019). Karim menjelaskan, usaha rental mobil yang dikelola pelaku hanya sebagai modus untuk menarik korban. Dengan iming-iming mendapat keuntungan mulai dari Rp 3 juta perbulan, korban kemudian menitipkan kendaraannya ke rental fiktif pelaku. Sedikitnya, ada enam orang yang menjadi korban penipuan Suryadi dan Yosep dengan total mobil mencapai 14 unit. Adapun syaratnya, menyerahkan mobil dan potokopi BPKB nya. "Setelah mobil diserahkan ke tersangka, lalu mobil digadai tanpa sepengetahuan korban. Gadai mobil hanya dengan jaminan potokopi BPKB. Harga gadainya Rp60 juta, tergantung dari jenis mobilnya," bebernya. Dilanjutkam Karim, gadai mobil paling cepat 6 bulan. Namun ternyata, lewat batas waktu mobil tidak ditebus. Sharing keuntungan Rp3 juta perbulan pun tidak dibayarkan lagi. "Jadi tidak hanya karena S yang melaporkan J. Aksi keduanya juga terungkap dari laporan korban. Ternyata, S melaporkan J, karena adanya pembagian uang gadaian mobil yang tidak merata," sambung Karim didampingi Kapolsek Jatiuwung Kompol Aditya Sembiring. Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Jatiuwung AKP Zazali menambahkan, kedua pelaku yang ditangkap anggotanya itu memiliki peran berbeda. Suryadi diketahui sebagai otak kejahatan sedangkan Josep adalah kaki kanan Suryadi. "Jadi, S perannya mencari korban yang mau merentalkan mobil. Setelah itu, dia potokopi BPKB dan serahkan mobil ke J untuk digadai. Ke-14 mobil itu digadaikan pelaku ke delapan tempat penggadaian," paparnya. Keduanya akhirnya berseteru lantaran Josep yang menggadaikan mobil sendiri dan membaginya tidak merata kepada Suryadi. Tak terima Suryadi kemudian melaporkan Josep ke kantor polisi. "Biasanya hasil gadai mobil dibagi dua saja. Uangnya untuk kepentingan kehidupan keluarga mereka. Ya, murni untuk kebutuhan hidup keluarga. Tapi J suka gadein sendiri dan pembagiannya gak merata," jelasnya. (imam/tri)
Dua Pelaku Penggelapan Mobil Rental Ditangkap, 14 Mobil Diamankan
Selasa 22 Okt 2019, 20:35 WIB

Editor
[email protected] Follow Poskota
Cek berita dan informasi menarik lainnya di Google News sekaligus ikuti WhatsApp Channel POSKOTA untuk update artikel pilihan dan breaking news setiap hari.
Berita Terkait
Kriminal
Jual Mobil Tak Dikasih BPKB, Seorang Pria di Tangerang Diciduk Polisi
Kamis 25 Agu 2022, 13:22 WIB
Kriminal
Komplotan Pelaku Penggelapan Mobil di Cikarang Ditangkap Polisi, Begini Modusnya
Selasa 13 Des 2022, 11:43 WIB
News Update
Nasional
Data Akurat jadi Kunci Penyusunan Kebijakan, Mendagri Tito Karnavian Dorong Pemda Dukung Sensus Ekonomi 2026
15 Jun 2026, 15:15 WIB
Nasional
Dorong Ekonomi Sirkular, J&T Cargo Kelola 8,2 Ton Limbah Bersama Decathlon Foundation dan Yayasan KDM
15 Jun 2026, 15:12 WIB
Daerah
Rumah Yatim dan BSN Bandung Resmikan Kemitraan, Buka Peluang Sinergi Program Kemanusiaan
15 Jun 2026, 11:38 WIB
OLAHRAGA
Nonton Piala Dunia 2026 di Mana? Ikuti Panduan Lengkap Streaming Online di Hp
15 Jun 2026, 10:47 WIB
EKONOMI
Harga Emas Perhiasan 24K Meroket Hari Ini 15 Juni 2026, Dijual Rp2,4 Jutaan per Gram
15 Jun 2026, 09:45 WIB
TEKNO
Huawei Pura X Max Mirip Bocoran iPhone Fold? Simak Desain dan Spesifikasinya yang Jadi Perbincangan
15 Jun 2026, 08:56 WIB
OLAHRAGA
Alwi Farhan Juara Australia Open 2026, Bukti Pembinaan Atlet Muda Kian Menjanjikan
14 Jun 2026, 20:00 WIB
JAKARTA RAYA
Cara ke Jakarta Fair Kemayoran 2026 Naik KRL dan Transjakarta, Simak Panduannya
14 Jun 2026, 18:18 WIB
JAKARTA RAYA
PMI Kabupaten Tangerang Beri Penghargaan kepada 54 Pendonor Darah Sukarela, Bupati Apresiasi Aksi Kemanusiaan
14 Jun 2026, 17:17 WIB
Nasional
IHSG Menguat, Danantara: Investor Semakin Percaya pada Fundamental Ekonomi Indonesia
14 Jun 2026, 15:29 WIB
Nasional
BTN Jakarta International Marathon 2026 Diikuti 45.000 Pelari, Perkuat Posisi Indonesia sebagai Destinasi Sport Tourism
14 Jun 2026, 15:26 WIB
HIBURAN
Profil dan Biodata Tiyo Ardianto, Ketua BEM UGM yang Tengah Viral di Media Sosial
14 Jun 2026, 14:59 WIB
EKONOMI
Harga Emas Perhiasan Hari Ini 14 Juni 2026 Bervariasi, Simak Tips Investasi Biar Cuan
14 Jun 2026, 11:01 WIB
HIBURAN
Sosok di Balik Pemasangan PBX Finder di Mobil Tiyo Ardianto Siapa? Heboh Alat Pelacak Terpasang Diam-Diam
14 Jun 2026, 10:18 WIB
EKONOMI
Harga Emas Perhiasan Hari Ini 14 Juni 2026 Kompak Stabil, Beli Sekarang?
14 Jun 2026, 09:46 WIB
EKONOMI
Harga Emas Antam Hari Ini 14 Juni 2026 Bertahan di Rp2.711.000 per Gram, Saatnya Tunggu?
14 Jun 2026, 09:31 WIB