JAKARTA – Partai Demokrat menyikapi hasil quick count (hitung cepat) yang sementara ini berbagai lembaga survei kompak menghasilkan angka Jokowi-Ma’ruf unggul atas pasangan Prabowo-Sandiaga Uno. Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) selaku Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat mengatakan siapapun presiden dan wapres yang terpilih nanti bisa jadi pemimpin bagi seluruh rakyat Indonesia. "Kami menyerukan, pasca-pemungutan suara mari kembali rukun, hentikan pertikaian, permusuhan akibat pemilu," kata AHY di Kantor DPP Partai Demokrat, Wisma Proklamasi No 41, Jakarta Pusat, Rabu (17/4/2019). Dalam kaitan ini AHY mengimbau kepada pendukung kedua pasangan capres-cawapres, Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno untuk, menunggu hasil resmi KPU. Siapapun yang terpilih nanti, ia meminta untuk menjadi presiden-wapres bagi seluruh rakyat. "Ppemimpin dan wakil rakyat yang terpilih, nantinya kami harap benar-benar menjadi pemimpin dan wakil seluruh rakyat Indonesia. Karena prinsip PD adalah Indonesia untuk semua," tegasnya. Menurutnya, semua para pemimpin pun harus berdiri di atas semua golongan, di atas semua identitas, tanpa memandang dari manapun dia berasal. “Kita tidak ingin terjadi perpecahan di negeri ini, kita ingin kembali rukun, meningkatkan tali silaturahmi," lanjutnya. Sementara itu, sejauh ini kubu Prabowo-Sandiaga tidak mempercayai hasil quick count mayoritas lembaga survei yang mengunggulkan Jokowi. Demokrat berharap perihal ini tidak dijadikan alasan untuk tindakan kekerasan. Prabowo sendiri menyatakan memenangi Pilpres 62%. AHY menyerukan kepada seluruh kader dan masyarakat Indonesia agar kita semua dapat menahan diri terhadap hal-hal yang tidak patut kita lakukan. Dia berharap tidak ada hoax yang dapat menyebabkan provokasi kedua kubu pendukung. AHY pun memberi seruan kepada kolega-koleganya sesama elite partai. "Para elite dan pimpinan parpol harus jadi contoh yang baik. Kami juga punya hak dan kewajiban moral untuk mengingatkan agar kita terhindar dari polarisasi akibat perbedaan politik," tegasnya. Sejauh ini, Partai Demokrat memperoleh suara di kisaran 8%. Data salah satu lembaga survei menyebutkan, untuk PDIP memimpin, disusul Gerindra, Golkar, PKB, PKS, Nasdem, Demokrat. (*/win)
Sikapi Quick Count, AHY: Yang Terpilih Harus Jadi Pemimpin Seluruh Rakyat
Rabu 17 Apr 2019, 23:12 WIB
Editor
[email protected] Follow Poskota
Cek berita dan informasi menarik lainnya di Google News sekaligus ikuti WhatsApp Channel POSKOTA untuk update artikel pilihan dan breaking news setiap hari.
Berita Terkait
Kawal Pemilu
Soal Desakan Tayangan Quick Count Pemilu 2024 Disetop, Pengamat Politik UI Beri Tanggapan
Sabtu 17 Feb 2024, 22:20 WIB
News Update
Rencana Kenaikan Tarif Transjabodetabek, DPRD DKI Minta Tetap Terjangkau
Sabtu 13 Jun 2026, 20:19 WIB
JAKARTA RAYA
Komisi B DPRD DKI Minta Wacana Kenaikan Tarif Transjakarta Dikaji Ulang
13 Jun 2026, 20:15 WIB
JAKARTA RAYA
Warga Jakarta Minta Rencana Kenaikan Tarif Transjabodetabek Diimbangi dengan Peningkatan Sarana-Prasarana
13 Jun 2026, 20:10 WIB
JAKARTA RAYA
Tarif Transjabodetabek Bakal Naik, Pengamat: Pemda Harus Siapkan Angkutan Feeder
13 Jun 2026, 19:53 WIB
JAKARTA RAYA
Polisi Gerebek 2 Lokasi Perjudian Berkedok Time Zone Jakut dan Jakbar, Lebih dari 60 Orang Ditangkap
13 Jun 2026, 19:32 WIB
TEKNO
Seberapa Bagus Performa Xiaomi 17T, Worth It untuk Upgrade? Simak Review Lengkapnya
13 Jun 2026, 18:57 WIB
Nasional
Idrus Marham Sebut Mahasiswa dan Prabowo Punya Semangat Bangun Ekonomi Bangsa
13 Jun 2026, 18:45 WIB
EKONOMI
BNI Raih 7 Penghargaan Internasional, Perkuat Layanan Transaction Banking
13 Jun 2026, 14:40 WIB
Nasional
Wajib Tahu! Ini Daftar Layanan Kesehatan yang Tidak Dijamin BPJS Kesehatan
13 Jun 2026, 12:56 WIB
OTOMOTIF
BYD M6 DM Resmi Meluncur di Indonesia, Simak Harga Lengkap dan Keunggulannya
13 Jun 2026, 11:15 WIB
OTOMOTIF
IPONE Ramaikan BBQ Ride 2026 Bandung, Siapkan Merchandise Eksklusif untuk Pengunjung
13 Jun 2026, 10:30 WIB
OTOMOTIF
BBQ Ride 2026 Jadi Ajang Motul Dekat dengan Komunitas Custom Culture, Ada Promo Menarik
13 Jun 2026, 09:59 WIB
EKONOMI
Harga Emas Perhiasan 24K Kembali Menguat Hari Ini 13 Juni 2026, Dijual Mulai Rp2,2 Jutaan
13 Jun 2026, 06:41 WIB