DIRJEN Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, Mayjen (Purn) Soedarmo, kaget karena 19,4 % PNS menolak ideologi Pancasila. Ini berdasarkan survei Alvara atas PNS berusia 25-40 tahun. Orang-orang ini maunya apa? Mestinya keluar saja dari PNS. Gajinya mau tapi ideologi negara diemohinya. Itu namanya baru konsisten. Di masa Orde Baru ada penataran P-4 (Pedoman dan Penghayatan Pengamalan Pancasila) untuk pejabat, PNS, pegawai swasta, pelajar, mahasiswa. Setelah masuk era reformasi, P-4 dihapus, mungkin dianggap bahwa manusia Indonesia sudah Pancasilais semua. Sudah 20 tahun tak ada penataran P-4. Tapi di negara yang penduduknya sudah Pancasilais itu, korupsi makin marak, dekadensi (kemerosotan) moral generasi muda semakin nyata. Dari yang jadi budak narkoba, perkosaan sampai pembunuhan, kini menjadi berita sehari-hari. Pemerintah kembali rindu akan pentingnya pemasyarakatan Pancasila. Sementara BPIP (Badan Pembinaan Ideologi Pancasila) sedang dimatangkan, di sana-sini ramai diberitakan hasil survei yang isinya mengancam NKRI. SMRC misalnya, merilis bahwa 9,2 % setuju Indonesia menjadi negara khilafah (negara Islam). Terakhir survei Alfara yang cukup menyentak Dirjen Kemendagri Sudarmo. Bila 19,4 % PNS tidak setuju Pancasila, bararti hampir seperlima dari 4,37 juta PNS tidak suka dengan ideologi Pancasila. Ditilik dari kisaran umurnya (25-40), mereka adalah PNS-PNS produktif yang punya peluang menyebarkan “aliran-nya di lingkungan PNS itu sendiri. Mereka ini generasi yang mengingkari sejarah. Tanpa Pancasila, Indonesia tak bisa berdiri lama, bahkan mungkin layu sebelum berkembang. Sebab setelah merdeka 17 Agustus 1945, kelompok Islam yang menjadi mayoritas ingin RI jadi negara Islam. Tapi Bung Karno tak setuju. Sebab rakyat RI bukan hanya penganut Islam, ada Kristen, Hindu, Buda. Beruntunglah pendiri bangsa mau kompromi, sehingga akhirnya sila pertama Pancasila bisa diputuskan menjadi: Ketuhanan Yang Maha Esa. Nah, 19,4 % PNS yang menolak Pancasila, sebaiknya keluar saja dari PNS, sebagai konsitensi keyakinannya. Aneh jadinya, bila PNS itu mau gajinya, tapi menolak ideologi negara yang memberi gaji. – gunarso ts
Ideologi Pancasila Ditolak Tetapi Kok Gaji Mau?
Senin 19 Nov 2018, 07:20 WIB
Editor
[email protected] Follow Poskota
Cek berita dan informasi menarik lainnya di Google News sekaligus ikuti WhatsApp Channel POSKOTA untuk update artikel pilihan dan breaking news setiap hari.
Berita Terkait
News Update
Rencana Kenaikan Tarif Transjabodetabek, DPRD DKI Minta Tetap Terjangkau
Sabtu 13 Jun 2026, 20:19 WIB
JAKARTA RAYA
Komisi B DPRD DKI Minta Wacana Kenaikan Tarif Transjakarta Dikaji Ulang
13 Jun 2026, 20:15 WIB
JAKARTA RAYA
Warga Jakarta Minta Rencana Kenaikan Tarif Transjabodetabek Diimbangi dengan Peningkatan Sarana-Prasarana
13 Jun 2026, 20:10 WIB
JAKARTA RAYA
Tarif Transjabodetabek Bakal Naik, Pengamat: Pemda Harus Siapkan Angkutan Feeder
13 Jun 2026, 19:53 WIB
JAKARTA RAYA
Polisi Gerebek 2 Lokasi Perjudian Berkedok Time Zone Jakut dan Jakbar, Lebih dari 60 Orang Ditangkap
13 Jun 2026, 19:32 WIB
TEKNO
Seberapa Bagus Performa Xiaomi 17T, Worth It untuk Upgrade? Simak Review Lengkapnya
13 Jun 2026, 18:57 WIB
Nasional
Idrus Marham Sebut Mahasiswa dan Prabowo Punya Semangat Bangun Ekonomi Bangsa
13 Jun 2026, 18:45 WIB
EKONOMI
BNI Raih 7 Penghargaan Internasional, Perkuat Layanan Transaction Banking
13 Jun 2026, 14:40 WIB
Nasional
Wajib Tahu! Ini Daftar Layanan Kesehatan yang Tidak Dijamin BPJS Kesehatan
13 Jun 2026, 12:56 WIB
OTOMOTIF
BYD M6 DM Resmi Meluncur di Indonesia, Simak Harga Lengkap dan Keunggulannya
13 Jun 2026, 11:15 WIB
OTOMOTIF
IPONE Ramaikan BBQ Ride 2026 Bandung, Siapkan Merchandise Eksklusif untuk Pengunjung
13 Jun 2026, 10:30 WIB
OTOMOTIF
BBQ Ride 2026 Jadi Ajang Motul Dekat dengan Komunitas Custom Culture, Ada Promo Menarik
13 Jun 2026, 09:59 WIB
EKONOMI
Harga Emas Perhiasan 24K Kembali Menguat Hari Ini 13 Juni 2026, Dijual Mulai Rp2,2 Jutaan
13 Jun 2026, 06:41 WIB