JAKARTA - Perlindungan kepada para pekerja khususnya sektor Bukan Penerima Upah (BPU) akan semakin luas, dengan sinergi yang dijalani BPJS Ketenagakerjaan bersama Filantropi Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari kegiatan yang diselenggarakan Filantropi Indonesia bertajuk Filantropi Indonesia Festifal 2018(FIFest 2018) pada 15-16 November 2018 di Cendrawasih Hall, Jakarta Convention Center (JCC). Direktur Utama BPJSTK, Agus Susanto menyampaikan “Dalam momen yang berbahagia ini, kami sebagai Badan yang menyelenggarakan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan turut serta melindungi para relawan kemanusiaan, sosial, pendidikan, lingkungan dan lainnya yang benar-benar membutuhkan jaminan bagi perlindungan dalam pelaksanaan tugas-tugas sosial mereka, partisipasi kami juga melanjutkan hal serupa yang pernah dilakukan di Tahun 2016 lalu yang juga melindungi para pekerja sosial, relawan, dan pekerja disabilitas.” Pekerjaan yang dilakukan para pekerja dan relawan organisai filantropi, tergolong pekerjaan yang rentan dan memiliki risiko tinggi dengan bepergian dan beraktivitas di tempat yang jauh, terpencil dan berbahaya seperti daerah konflik, bencana alam, dan pedalaman yang sering pula mereka kembali dalam keadaan yang tidak sempurna, cacat bahkan meninggal dunia. Pada kesempatan ini, diserahkan pula kartu BPJS Ketenagakerjaan bagi para relawan yang diwakili oleh Faye Simanjuntak (Founder Rumah Faye, Gen Millenial berusia 17 thn), Saur Marlina Manurung (Pendiri dan Relawan Sekolah Rimba), Maritta Cinintya Rastuti (Direktur Eksekutif Indo Relawan) yang langsung diserahkan Dirut BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto. “Melalui momen ini pula kami mengajak para anggota Filantropi Indonesia untuk berpartisipasi terus dalam memberikan perlindungan kepada para aktivis kemanusiaan, sosial dan lingkungan di Indonesia”, tambah Agus. Program sinergi bersama BPJS Ketenagakerjaan ini nantinya akan melindungi para relawan dari risiko sosial yang akan dihadapi dengan pembiayaan mandiri melalui Persatuan Filantropi Indonesia beserta para karyawan yang bekerja pada asosiasi filantropi ini. Harapan kedepan juga program BPJS Ketenagakerjaan ini dapat hadir melindungi seluruh pekerja sosial dalam meberikan perlindungan jaminan sosial yang suatu waktu dapat terjadi Perlindungan untuk pekerja sosial, relawan dan pekerja Disabilitas ini mencakup Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Kematian (JKm) yang disesuaikan dengan kategori Pekerja Penerima Upah atau Bukan Penerima Upah dengan variasi iuran yang sangat terjangkau mulai dari 16.800/bulan, 18.000/bulan, 20.800/bulan. “BPJSTK akan memberikan informasi dan edukasi kepada para pekerja anggota atau jaringan dari Filantropi Indonesia ini”, tambah Agus. Selain itu, Deputi Direktur Wilayah Banten, Teguh Purwanto menambahkan “ Para pekerja yang mengalami kecelakaan kerja dan menderita cacat tetap juga berhak atas program JKK-Return to Work (RTW) yang diselenggarakan oleh BPJSTK. Hal ini tentunya akan menjamin haBOjk pekerja yang mengalami cacat tetap untuk bisa terus memiliki penghasilan dengan keterampilan baru dengan agar dapat mandiri dan meningkatkan kualitas hidupnya,” ujarnya. “BPJSTK dan Filantropi Indonesia memiliki semangat yang sama untuk mencari solusi atas permasalahan sosial khususnya terkait pekerja Indonesia. Semoga dengan sinergi yang dijalin ini, perlindungan bagi seluruh pekerja Indonesia akan dapat segera dicapai,” tutup Agus. (rihadin/mb)
BPJSTK Sinergi dengan Filantropi Indonesia Lindungi Relawan Kemanusiaan
Kamis 15 Nov 2018, 14:42 WIB

Editor
[email protected] Follow Poskota
Cek berita dan informasi menarik lainnya di Google News sekaligus ikuti WhatsApp Channel POSKOTA untuk update artikel pilihan dan breaking news setiap hari.
Berita Terkait
Nasional
Wapres Harap Rumah Zakat Bantu Kurangi Kemiskinan dan Sejahterakan Masyarakat
Jumat 02 Jul 2021, 19:43 WIB
Nasional
BPJS Ketenagakerjaan Dukung Arahan Wapres Untuk Percepatan MPP
Senin 04 Jul 2022, 15:00 WIB
News Update
Rekening Bakal Bertambah Tebal, Gaji ke-13 Resmi Disahkan Presiden Prabowo dan Cair Mulai Juni
Rabu 06 Mei 2026, 19:52 WIB
TEKNO
Google Rombak Tampilan Aplikasi Gemini di Android, Desain Baru Bikin Navigasi Lebih Simpel dan Modern
06 Mei 2026, 19:44 WIB
HIBURAN
Biodata Maya Hasan Lengkap: Umur, Agama, Suami hingga Akun IG Pemeran Mama Ancika di Dilan ITB 1997
06 Mei 2026, 19:31 WIB
OLAHRAGA
Persija vs Persib Tidak Digelar di JIS, Ada Apa? Berikut Penjelasan Lengkap Penyebabnya
06 Mei 2026, 19:20 WIB
TEKNO
Daftar Hp Samsung Galaxy A Paling Laku 2026, Intip Spesifikasi dan Harganya
06 Mei 2026, 19:20 WIB
OLAHRAGA
Link Resmi Tiket Persija vs Persib di BRI Liga 1 2026, 60 Ribu Tiket Disiapkan untuk 10 Mei
06 Mei 2026, 19:13 WIB
Nasional
Wamendagri Bima Arya Tegaskan Sinergi Pusat-Daerah Kunci Hadapi Tantangan Global dan Perkuat Daya Saing Nasional
06 Mei 2026, 18:41 WIB
Nasional
Sabet Penghargaan, Wamendagri Ribka Haluk Serukan Peran Aktif Perempuan
06 Mei 2026, 18:39 WIB
Nasional
Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif
06 Mei 2026, 18:38 WIB
Nasional
Mendagri: Penghargaan Daerah jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah
06 Mei 2026, 18:35 WIB
HIBURAN
Di Balik Popularitasnya, Ini Kontroversi Ahmad Dhani yang Mengguncang Publik
06 Mei 2026, 18:35 WIB
Nasional
Mendagri Tegaskan Realisasi Perumahan Rakyat Mampu Dorong Kemajuan Daerah
06 Mei 2026, 18:34 WIB
Nasional
Mendagri Pastikan Program 3 Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden untuk Rakyat Kecil
06 Mei 2026, 18:31 WIB
EKONOMI
Pemerintah Bidik Pasar China, Panda Bonds Jadi Andalan Stabilkan Rupiah
06 Mei 2026, 18:10 WIB
HIBURAN
Tuai Kecaman, Safrie Ramadhan Akhirnya Klarifikasi dan Minta Maaf ke Na Daehoon
06 Mei 2026, 17:41 WIB
JAKARTA RAYA
Lepas Jamaah Haji, Ketua DPRD Kota Bogor Titip Doa untuk Kesejahteraan Warga
06 Mei 2026, 17:29 WIB
JAKARTA RAYA
Peran Strategis DJKN dalam Tata Kelola Aset di Sektor Hulu Migas
06 Mei 2026, 17:23 WIB