Sandi Tepis Tudingan Pihaknya Korbankan Ratna Sarumpaet

Kamis 04 Okt 2018, 16:58 WIB

JAKARTA -  Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Salahuddin Uno menepis tudingan telah mengorbankan Ratna Sarumpaet untuk kepentingan politik Pilpres 2019 dengan menyusun skenario sebagai korban kekerasan. Seperti diketahui, belakangan bermunculan komentar usai Ratna Sarumpaet mengaku telah berbohong dengan merekayasa tindakan operasi plastiknya sebagai korban penganiayaan. Ada yang menyebut Ratna sengaja dikorbankN untuk menyerang lawan politik Prabowo-Sandi yakni pasangan capres-cawapres, Joko Widodo (Jokowi)-KH. Ma'ruf Amin. Namun, ada yang menyebut sengaja untuk merusak Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi. "Saya justru melihat tidak ada yang dikorbankan atau tidak ada yang mengorbankan tapi ini pure satu fakta bahwa kita, pak Prabowo, sahabat-sahabat Prabowo dan saya hanyut dalam satu kebohongan dan apa pun itu kita sudah mengakui kesalahan kita," kata Sandiaga di kawasan Jalan Raya Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (4/10/2018). Sandi, panggilan akrab Sandiaga, sempat terhanyut oleh sandiwara Ratna Sarumpaet karena teringat sang ibu, Mien Rachman Uno. Dia tidak tega ketika mendengar seorang wanita menjadi korban kekerasan. Terlepas dari itu semua, Sandi bersyukur karena kejadian penganiayaan tidak benar terjadi melainkan hanya kebohongan dari Ratna. Dia mengambil hikmah dari kejadian tersebut berharap kekerasan kepada wanita tidak akan pernah terjadi. "Mudah-mudahan ini juga bisa mengubah pola pikir kita memuliakan perempuan, menghormati ibu kita dan tidak mentolerir kekerasan terhadap siapapun terutama kepada perempuan," tandas Sandi. (Yendhi/win)


News Update