Ini Bukti Keangkeran Padepokan Pencak Silat: Jawara Indonesia Sabet 14 Medali Emas

Rabu 29 Agu 2018, 22:59 WIB

JAKARTA - Prestasi luar biasa diukir para atlet dari cabang olahraga (cabor) pencak silat setelah sukses menyabet 14 medali emas dari 16 nomor yang dilombakan pada Asian Games 2018 yang berakhir, Rabu (29/8/2018). Hasil itu  semakin membuktikan keangkeran Padepokan Pencak Silat di Taman Mini Indonesia Indah bagi para pesilat luar negeri. Cabor asli produk negeri sendiri itu bahkan menjadi penyumbang medali emas terbanyak selama penyelengaraan Asian Games tahun ini. "Ini hasil buah kerja keras kami selama melakukan persiapan. Selain  itu juga tidak ada rekayasa, semua pertandingan berjalan sportif dan fair-play. Dukungan ribuan suporter juga memotivasi para pesilat kami untuk meraih kemenangan. Ini bukti bahwa Padepokan Pencak Silat di Taman Mini ini benar benar 'angker' bagi para pesilat dari negara-negara lain,” ujar Erizal Chaniago, selaku Sekretaris Jenderal Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia ( IPSI) kepada pewarta, Rabu (29/8/2018). (BacaJokowi : Sebelum Keringat Mengering, Bonus Atlet Akan Dicairkan) Keangkeran Padepokan Pencak Silat di Taman Mini Indonesia Indah dibuktikan Erizal dengan tidak berkutiknya para pesilat dari negara lain di hadapan para pesilat andalan Indonesia yang tampil 'kesetanan'. "Padepokan Silat ini memang angker bagi pesilat luar negeri. Buktinya, mereka tidak bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya  selama bertanding di sini. Sementara para pesilat kita seperti tampil kesetanan," ungkap pria yang kerab disapa Ical tersebut. Pesilat cantik Wewey Wita menjadi pesilat terakhir yang melengkapi torehan 14 medali emas bagi Tim Indonesia dari cabor silat. Turun di kelas 50-55 kg putri, Wewey berhasil meraih medali emas usai mengalahkan pesilat Vietnam, Thi Them Tran dengan skor akhir 5-0. "Saya juga memuji skill dan speed pesilat kita. Mereka sangat kuat dibanding dengan negara lain. Padahal sebelumnya, kami sempat was-was dengan pesilat- pesilat seperti Iran dan Kazakhstan. Iran bahkan sempat melakukan ujicoba beberapa bulan dengan kami di Jakarta,” puji Erizal. (BacaJokowi Nge-vlog Bareng Prabowo dan Pesilat Putri) Sebelumnya, lima medali emas juga digondol para pesilat andalan Indonesia, seperti Hanifan Yudani Kusumah di kelas 55-60 kg putra. Ia berhasil mengalahkan Nguyen Thai Linh dari Vietnam dengan skor 3-2. Kemudian Pipiet Kamelia yang turun di kelas 60-65 kg putri yang sukses membungkam pesilat Vietnam lainnya, Thi Cam Nhi Nguyen dengan skor 5-0. Dari nomor seni regu putri Indonesia yang diperkuat Pramudya Yuristya/Lutfi Nurhasanah/Gina Tri Lestari berhasil meraih poin tertinggi dengan skor 466. Sementara duet pasangan pesilat Ayu Sidan Wilantari/Ni Made Dwiyanti berhasil meraih medali emas usai memperoleh poin tertinggi, yakni 574. Sedangkan Sugianto menjadi pesilat putra Indonesia yang membuka raihan medali emas Indonesia sepanjang Rabu (29/8/2018) ini setelah meraih poin tertinggi, yakni 471, mengalahkan para pesilat Thailand dengan medali perak dan para pesilat Filipina yang meraih perunggu. Sebelumnya, para pesilat Indonesia sudah menyumbang sebanyak delapan medali emas pada Senin (27/8/2018) lalu. (junius/ys)


Berita Terkait


News Update