WARGA masyarakat internasional banyak tercengang. Bagai pelancong menyaksikan matahari beredar malam di Negara Norwegia dekat kutub utara. Ini kejadiannya bukan faktor alamiah, tetapi luar biasa mempesona. Berlangsung di semenanjung Korea. Kim Jong-un, pria berusia 35 tahun, Pemimpin Negara Republik Demokratik Rakyat Korea atau Korea Utara (Korut), nekat berjalan kaki ke negara musuh bebuyutan, Korea Selatan (Korsel). Bermaksud menemui Presiden Moon Jae-in. Disambut upacara kenegaraan. Kim bersama Moon sepakat mengubah genjatan senjata menjadi perdamaian permanen. Tujuan keduanya agar sesama bangsa serumpun kompak meraih kesejahteraan sosial. * Donald Trump, Presiden AS, pernah meledek Kim karena berkeras mengembangkan persenjataan nuklir. Menjulukinya, Si Anak Muda Mau Coba-coba. Di depan Sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Presiden berusia 72 tahun ini, berang. Mengultimatum segera menghacurkan Korut karena membangkang. Kim membalas. Dari Korut melancarkan pesan provokatif. Menuding Trump, Si Manula Gila! Ancaman penghancuran dianggap hanya gongongan ajing belaka. Klaim Kim membuat senjata nuklir antar-benua bukan untuk menghancurkan dunia. Hanya melayangkan senjata kematian massal ke Korsel dan AS bila keadaan negaranya bahaya. Dalam tempo relatif singkat, ketegangan berubah drastis. Hari-hari belakangan justru masyarakat internasional menunggu langkah Kim menemui ajakan damai Trump. Jika terwujud, peristiwanya bukan fatamorgana, tetapi fakta luar biasa! * Kita merasa lega. Sebagai warga masyarakat internasional cinta damai, Indonesia tidak boleh berpangku tangan. Wajib mengambil peran penting agar kemauan baik kedua pihak terlaksana. Pemerintah sudah menyampaikan pesan kepada dunia. Siap memfasilitasi pertemuan Kim - Trump. Walau belum dapat respons, layak terus pro-aktif. Membuktikan komitmen kepada dunia bahwa Indonesia ada, bukan hanya untuk bangsa Indonesia melainkan juga untuk kebaikan bangsa-bangsa yang hidup di muka bumi. * Besar manfaat bagi kepentingan di dalam negeri. Utamanya mengingatkan, mendidik, mengokohkan sekaligus meyakinkan anak-anak muda kader bangsa bahwa pilihan hidup damai sudah final. Kita menyikapi perbedaan sebagai anugerah Tuhan YME. Segala bentuk kepentingan menjurus konflik harus segera dicari titik temu dalam keheningan - damai. Musyawarah demi mencapai mufakat adalah garis tegas falsafah bangsa. Fundamen demokrasi kita lentur. Jauh dari kekerasan. Jangankan menyerang, gontok-gontokanpun dilarang. Kehendak mulia ini belakangan diabaikan. Sejumlah pihak mengagung-agungkan demokrasi beraroma liberal. Dampaknya, berbagai aktivitas terperangkap liberalisasi. Meraih legalitas menempuh teknik perlombaan suara terbanyak. Menyulut gejolak sosial. Publik keracunan intrik. Ketegangan mencuat hampir tiada henti. Mulai dari tingkat lingkungan RT-RW hingga panggung politik nasional kemrungsung. Seperti air mendidih. Persoalan beda aspirasi tertera pada kaos oblong saja, heboh. Pro-kontra menajam. Tidak produktif. Meletihkan! * Pengalaman getir masa lalu, pelajaran berharga. Perang Bubat, Paregrek, merebut serta mempertahankan kemerdekaan dan perang lain menelan banyak korban jiwa-raga umat manusia. Atas dasar itu, membangun kekuatan TNI juga bukan untuk menyerang bangsa lain. Tugas utamanya, melindungi dan mempertahankan kedaulatan negara.Turut aktif menjaga perdamaian dunia. * Menyikapi tanda-tanda zaman di semenanjung Korea dan di dalam negeri, butuh tindakan yang tidak biasa-biasa saja. Telat, bisa kehilangan momentum luar biasa.***
KOMITMEN INDONESIA
Senin 07 Mei 2018, 06:17 WIB
Editor
[email protected] Follow Poskota
Cek berita dan informasi menarik lainnya di Google News sekaligus ikuti WhatsApp Channel POSKOTA untuk update artikel pilihan dan breaking news setiap hari.
News Update
Rencana Kenaikan Tarif Transjabodetabek, DPRD DKI Minta Tetap Terjangkau
Sabtu 13 Jun 2026, 20:19 WIB
JAKARTA RAYA
Komisi B DPRD DKI Minta Wacana Kenaikan Tarif Transjakarta Dikaji Ulang
13 Jun 2026, 20:15 WIB
JAKARTA RAYA
Warga Jakarta Minta Rencana Kenaikan Tarif Transjabodetabek Diimbangi dengan Peningkatan Sarana-Prasarana
13 Jun 2026, 20:10 WIB
JAKARTA RAYA
Tarif Transjabodetabek Bakal Naik, Pengamat: Pemda Harus Siapkan Angkutan Feeder
13 Jun 2026, 19:53 WIB
JAKARTA RAYA
Polisi Gerebek 2 Lokasi Perjudian Berkedok Time Zone Jakut dan Jakbar, Lebih dari 60 Orang Ditangkap
13 Jun 2026, 19:32 WIB
TEKNO
Seberapa Bagus Performa Xiaomi 17T, Worth It untuk Upgrade? Simak Review Lengkapnya
13 Jun 2026, 18:57 WIB
Nasional
Idrus Marham Sebut Mahasiswa dan Prabowo Punya Semangat Bangun Ekonomi Bangsa
13 Jun 2026, 18:45 WIB
EKONOMI
BNI Raih 7 Penghargaan Internasional, Perkuat Layanan Transaction Banking
13 Jun 2026, 14:40 WIB
Nasional
Wajib Tahu! Ini Daftar Layanan Kesehatan yang Tidak Dijamin BPJS Kesehatan
13 Jun 2026, 12:56 WIB
OTOMOTIF
BYD M6 DM Resmi Meluncur di Indonesia, Simak Harga Lengkap dan Keunggulannya
13 Jun 2026, 11:15 WIB
OTOMOTIF
IPONE Ramaikan BBQ Ride 2026 Bandung, Siapkan Merchandise Eksklusif untuk Pengunjung
13 Jun 2026, 10:30 WIB
OTOMOTIF
BBQ Ride 2026 Jadi Ajang Motul Dekat dengan Komunitas Custom Culture, Ada Promo Menarik
13 Jun 2026, 09:59 WIB
EKONOMI
Harga Emas Perhiasan 24K Kembali Menguat Hari Ini 13 Juni 2026, Dijual Mulai Rp2,2 Jutaan
13 Jun 2026, 06:41 WIB