PENDAFTARAN calon peserta Pilkada Serentak hari ini mulai dibuka di KPU, sampai tanggal 10 Januari. Di saat waktu makin mepet, PDIP malah diserang kampanye hitam, sehingga jago andalan untuk Cawagub Jatim mendadak mundur. Kenapa pula parpol banyak yang tak pede kader sendiri, sehingga jadi “tukang gosok” ke sana kemari? Lewat revisi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 tentang Pemilihan Kepala Daerah, pernah diusulkan agar parpol yang tak mengusung calon di setiap Pilkada dikenakan sanksi. Wujudnya adalah, pada Pilkada selanjutnya tak boleh lagi mengusung calon. Usulan itu ternyata dibatalkan, sehingga tanpa mengusung calon pun takkan terkena sanksi apa-apa. Tapi anehnya, meski tak ada sanksi apa-apa, parpol rasanya jatuh gengsi jika tak mengusung calon. Syukur-syukur dari kader sendiri. Jika tidak ya makmum pada jago yang lainlah, atau koalisi. Tapi berkoalisi ini selalu tarik ulur dan mengorbankan banyak energi dan juga emosi. Bagaimana tidak menguras emosi? Lihat Partai Gerindra, sudah yakin Yenny Wahid bisa diusung ke Pilgub Jatim, ternyata tidak mau. Prabowo pun sedih dibuatnya. Bahkan Megawati Ketum PDIP sampai menangis ketika mendengar Azwar Anas, Cawagub Pilkada Jatim, mendadak mundur gara-gara diserang kampanye hitam lewat foto seronok masa lalu. Waktu sudah mepet, sedangkan Risma juga tak bersedia nggajuli (menggantikan). Si penyebar kampanye hitam memang perlu digajul (ditendang). Jika tak ada sanksi, mestinya parpol santai sajalah meski tak mengusung calon, karena kader sendiri tak menjanjikan atau kurang pede. Yang terjadi parpol sangat memaksakan diri. Asal ada orang top, baik sipil maupun militer digosok-gosok untuk ikut Pilkada. Masak, tokoh sekaliber Gatot Nurmantyo, dibujuk-bujuk untuk ikut Pilgub. Bagaimana mungkin, mantan Panglima TNI kok cuma jadi Cagub. Apa bukan pelecehan? Ada juga parpol yang paling getol berburu artis. Asal artis itu sudah punya nama, elektabilitasnya tinggi, digosoki agar mau diusung. Bahkan ulama daerah pun dibujuk-bujuk untuk jadi Cawagub. Padahal mereka hanya diambil untuk mendulang suara belaka, bukan karena kompetensinya dalam birokrasi. -gunarso ts
Tidak Pede Kader Sendiri Parpol jadi Tukang Gosok
Senin 08 Jan 2018, 06:20 WIB
Editor
[email protected] Follow Poskota
Cek berita dan informasi menarik lainnya di Google News sekaligus ikuti WhatsApp Channel POSKOTA untuk update artikel pilihan dan breaking news setiap hari.
News Update
Rencana Kenaikan Tarif Transjabodetabek, DPRD DKI Minta Tetap Terjangkau
Sabtu 13 Jun 2026, 20:19 WIB
JAKARTA RAYA
Komisi B DPRD DKI Minta Wacana Kenaikan Tarif Transjakarta Dikaji Ulang
13 Jun 2026, 20:15 WIB
JAKARTA RAYA
Warga Jakarta Minta Rencana Kenaikan Tarif Transjabodetabek Diimbangi dengan Peningkatan Sarana-Prasarana
13 Jun 2026, 20:10 WIB
JAKARTA RAYA
Tarif Transjabodetabek Bakal Naik, Pengamat: Pemda Harus Siapkan Angkutan Feeder
13 Jun 2026, 19:53 WIB
JAKARTA RAYA
Polisi Gerebek 2 Lokasi Perjudian Berkedok Time Zone Jakut dan Jakbar, Lebih dari 60 Orang Ditangkap
13 Jun 2026, 19:32 WIB
TEKNO
Seberapa Bagus Performa Xiaomi 17T, Worth It untuk Upgrade? Simak Review Lengkapnya
13 Jun 2026, 18:57 WIB
Nasional
Idrus Marham Sebut Mahasiswa dan Prabowo Punya Semangat Bangun Ekonomi Bangsa
13 Jun 2026, 18:45 WIB
EKONOMI
BNI Raih 7 Penghargaan Internasional, Perkuat Layanan Transaction Banking
13 Jun 2026, 14:40 WIB
Nasional
Wajib Tahu! Ini Daftar Layanan Kesehatan yang Tidak Dijamin BPJS Kesehatan
13 Jun 2026, 12:56 WIB
OTOMOTIF
BYD M6 DM Resmi Meluncur di Indonesia, Simak Harga Lengkap dan Keunggulannya
13 Jun 2026, 11:15 WIB
OTOMOTIF
IPONE Ramaikan BBQ Ride 2026 Bandung, Siapkan Merchandise Eksklusif untuk Pengunjung
13 Jun 2026, 10:30 WIB
OTOMOTIF
BBQ Ride 2026 Jadi Ajang Motul Dekat dengan Komunitas Custom Culture, Ada Promo Menarik
13 Jun 2026, 09:59 WIB
EKONOMI
Harga Emas Perhiasan 24K Kembali Menguat Hari Ini 13 Juni 2026, Dijual Mulai Rp2,2 Jutaan
13 Jun 2026, 06:41 WIB