JAKARTA (Pos Kota) - PD Pasar Jaya masih mencari lahan untuk dijadikan tempat penampungan sementara bagi pedagang Pasar Blok G, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Beberapa opsi masih menjadi pertimbangan dari PD Pasar Jaya, yang membutuhkan lahan 3000 meter persegi untuk menampung 900 pedagang Pasar Blok G. Direktur Utama PD Pasar Jaya Arief Nasrudin menjelaskan awalnya mempunyai tiga opsi lahan. Opsi yang pertama adalah menggunakan lahan milik KAI. Namun lahan tersebut tidak dapat digunakan karena dalam status sewa oleh perusahaan swasta. "Lahan kereta api sudah gak boleh. Karena memang sudah di sewa sama perusahaan lain," kata Arief di Balaikota Jakarta, Jalan Medan Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis (4/1/2017). Opsi yang kedua adalah menggunakan lahan milik PD Pembangunan Sarana Jaya. Namun lahan milik BUMD tersebut hanya 1.500 meter persegi. Karena letaknya di tengah, maka jika akan menggunakan lahan tersebut, Pemprov DKI Jakarta harus membebaskan lahan di sekitarnya hingga mencukupi lahan yang dibutuhkan. "Lahan Sarana Jaya 1500, kurang. Dan itu adanya di tengah, harus ada pembebasan. Harapan saya tadi ke Pak Wagub 'Pak dorong supaya Sarana Jaya bisa gak mempercepat supaya 1.500 jadi 3000 dengan sosialiasi ke warga sekitar untuk kemudian dibebaskan," tutur Arief. Kemudian opsi ketiga, yakni dengan menggunakan lahan pribadi milik Wakil Ketua DPRD DKI Abraham Lunggana alias Lulung. Namun kata Arief lahan milik Lulung yang terletak di sebelah Hotel Parmin, Tanah Abang itu juga masih kurang luas. Karenanya Arief meminta bantuan Lulung untuk mencarikan lahan lainnya di sekitar tempat itu untuk disewakan. Tapi jika ada lahan yang sudah cukup luas, kemungkinan PD Pasar Jaya tidak menggunakan lahan milik Lulung. "Haji Lulung kita minta tolong supaya komunitas tokoh-tokoh (mau menyewakan), kita gak tahu ini milik siapa aja. Mungkin seperti itu (pakai lahan milik Lulung), mungkin juga tidak," ujar Arief. Arief melanjutkan untuk membangun tempat penampungan sementara bagi pedagang dibutuhkan waktu sekitar dua bulan. Pasar Blok G, Tanah Abang, rencananya akan dirobohkan karena konstruksinya sudah tidak aman bagi pedagang. (ikbal/tri)
PD Pasar Jaya Minta Haji Lulung Carikan Lahan Penampungan Pedagang Blok G
Kamis 04 Jan 2018, 14:45 WIB

Editor
[email protected] Follow Poskota
Cek berita dan informasi menarik lainnya di Google News sekaligus ikuti WhatsApp Channel POSKOTA untuk update artikel pilihan dan breaking news setiap hari.
Berita Terkait
Jakarta
Mengejutkan! Politisi Senior Haji Lulung Terkena Serangan Jantung
Jumat 03 Des 2021, 22:49 WIB
Jakarta
Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun! Haji Lulung Meninggal Dunia Setelah 12 Hari Dirawat di RS Harapan Kita
Selasa 14 Des 2021, 11:47 WIB
NEWS
Haji Lulung Meninggal Dunia di RS Harapan Kita, Ketua DPP PPP: Mohon Maaf Atas Segala Salah dan Dosanya
Selasa 14 Des 2021, 12:11 WIB
News Update
JAKARTA RAYA
Wanita Tewas Terjatuh dari Lantai 36 Apartemen Cengkareng, Korban Tinggalkan Pesan
03 Mei 2026, 22:48 WIB
JAKARTA RAYA
Wanita Tewas Terjatuh dari Lantai 36 Apartemen di Cengkareng Jakbar
03 Mei 2026, 22:42 WIB
Daerah
Viral di Medsos, Kyai di Pati Diduga Lakukan Pelecehan dan Intimidasi Korban
03 Mei 2026, 21:05 WIB
OTOMOTIF
Mobil BBM Masih Mendominasi Lelang, Toyota Avanza hingga Daihatsu Gran Max Paling Diburu
03 Mei 2026, 21:00 WIB
HIBURAN
Josh Holmes Bikin Geger Jakarta, 350 Tiket Konser Ludes Tanpa Promotor
03 Mei 2026, 20:00 WIB
EKONOMI
Sistem Pajak Coretax Disorot DPR, Dinilai Belum Siap Digunakan Optimal
03 Mei 2026, 19:55 WIB
TEKNO
10 Upgrade iPhone 18 Series Ini Disebut Bakal Ubah Segalanya, Cek Selengkapnya!
03 Mei 2026, 19:55 WIB
HIBURAN
Anak Cardi B Siapa? Ini Daftar Anak Sang Rapper yang Lagi Viral Setelah Live TikTok Putar Pok Ame Ame
03 Mei 2026, 19:19 WIB
KHAZANAH
Mimpi Dapat Uang Banyak, Pertanda Rezeki atau Ujian? Cek Penjelasannya Menurut Islam
03 Mei 2026, 19:10 WIB
OTOMOTIF
Mitsubishi Fuso eCanter Mulai Digunakan di Indonesia, Skema Sewa Jadi Solusi Baru
03 Mei 2026, 19:00 WIB
JAKARTA RAYA
Kecelakaan Maut Bekasi Timur, Polisi Dalami Dugaan Masalah Sistem dan Infrastruktur
03 Mei 2026, 18:45 WIB
Nasional
Wamendagri Sebut Generasi Muda Harus Siap Pimpin Indonesia Menuju Negara Maju
03 Mei 2026, 17:17 WIB