Oleh H. Harmoko INI kisah seekor singa yang menerjang bayangannya sendiri di dalam perigi alias sumur. Kisah yang ditulis oleh Jalaluddin Rumi ini tepat sekali untuk menggambarkan kondisi masyarakat kita: saling tuding dan merasa dirinya paling benar. Alkisah, seekor singa bergaul dengan seekor kelinci. Mereka berlari bersama ke perigi dan melihat ke dalamnya. Sang singa melihat bayangannya sendiri di permukaan air. Tampaklah muka seekor singa dan seekor kelinci yang gemuk di sampingnya. Ia merasa sedang melihat musuhnya dan segera meloncat ke dalam perigi. Si singa jatuh ke dalam lubang perigi. Keangkuhannya menerkam kepalanya sendiri. O, betapa dungunya. Musuh yang ia lihat sejatinya adalah dirinya sendiri yang terpantul dari bayangannya. Semua yang tampak di permukaan air dianggap lawan dirinya: kemunafikan, ketidakadilan, dan keangkuhan. "Engkau tak mampu melihat jelas keburukan dalam dirimu. Kalau tidak begitu, engkau akan membenci dirimu sendiri dengan seluruh jiwamu," tulis Rumi dalam prosa liriknya. "Seperti singa yang menerkam bayangannya sendiri dalam air, engkau hanya menganiaya dirimu sendiri, O orang dungu," tulis Rumi pula. Dilanjutkan, "Jika engkau telah mencapai dasar perigi sifat-sifatmu sendiri, maka engkau bakal mengetahui kejahatan pun ada di dalam dirimu." Mencapai dasar perigi sifat-sifatmu, dalam bahasa lain bisa kita katakan sebagai upaya melakukan introspeksi. Bagaimana kita melihat diri kita melalui kacamata batin? Inilah yang susah. Yang terjadi umumnya seperti singa pada kisah di atas, belum sampai pada dasar perigi, belum sampai pada kedalaman batin untuk berintrospeksi. Rata-rata baru melihat bayangan lewat permukaan air, bak melihat cermin dengan bayangan yang membias. Dalam situasi seperti itu, kita pun mengalami kesulitan untuk melihat ke dalam diri kita secara jelas. Kelemahan-kelemahan orang lain terlihat lebih jelas, sedangkan kelemahan-kelemahan diri sendiri tidak terlihat. Oleh karena itu, dalam menangani berbagai persoalan, kita lebih mudah menimpakan kesalahan kepada pihak lain, cenderung menampik kemungkinan kita ikut berkontribusi melakukan kesalahan. Begitulah, kita selalu merasa bahwa kitalah yang benar dan orang lain salah. Lebih dari itu, kita juga abai mempertimbangkan aspek lain, yakni baik atau buruk dalam bingkai keindonesiaan. Akibatnya, negeri ini tak henti dari kegaduhan, menempatkan orang lain sebagai pihak yang salah, pihak yang buruk. Kapan kita bisa menyelami dasar perigi sifat-sifat diri kita sendiri? ( * )
SINGA DAN PERIGI
Senin 04 Des 2017, 05:49 WIB
Editor
[email protected] Follow Poskota
Cek berita dan informasi menarik lainnya di Google News sekaligus ikuti WhatsApp Channel POSKOTA untuk update artikel pilihan dan breaking news setiap hari.
News Update
Rencana Kenaikan Tarif Transjabodetabek, DPRD DKI Minta Tetap Terjangkau
Sabtu 13 Jun 2026, 20:19 WIB
JAKARTA RAYA
Komisi B DPRD DKI Minta Wacana Kenaikan Tarif Transjakarta Dikaji Ulang
13 Jun 2026, 20:15 WIB
JAKARTA RAYA
Warga Jakarta Minta Rencana Kenaikan Tarif Transjabodetabek Diimbangi dengan Peningkatan Sarana-Prasarana
13 Jun 2026, 20:10 WIB
JAKARTA RAYA
Tarif Transjabodetabek Bakal Naik, Pengamat: Pemda Harus Siapkan Angkutan Feeder
13 Jun 2026, 19:53 WIB
JAKARTA RAYA
Polisi Gerebek 2 Lokasi Perjudian Berkedok Time Zone Jakut dan Jakbar, Lebih dari 60 Orang Ditangkap
13 Jun 2026, 19:32 WIB
TEKNO
Seberapa Bagus Performa Xiaomi 17T, Worth It untuk Upgrade? Simak Review Lengkapnya
13 Jun 2026, 18:57 WIB
Nasional
Idrus Marham Sebut Mahasiswa dan Prabowo Punya Semangat Bangun Ekonomi Bangsa
13 Jun 2026, 18:45 WIB
EKONOMI
BNI Raih 7 Penghargaan Internasional, Perkuat Layanan Transaction Banking
13 Jun 2026, 14:40 WIB
Nasional
Wajib Tahu! Ini Daftar Layanan Kesehatan yang Tidak Dijamin BPJS Kesehatan
13 Jun 2026, 12:56 WIB
OTOMOTIF
BYD M6 DM Resmi Meluncur di Indonesia, Simak Harga Lengkap dan Keunggulannya
13 Jun 2026, 11:15 WIB
OTOMOTIF
IPONE Ramaikan BBQ Ride 2026 Bandung, Siapkan Merchandise Eksklusif untuk Pengunjung
13 Jun 2026, 10:30 WIB
OTOMOTIF
BBQ Ride 2026 Jadi Ajang Motul Dekat dengan Komunitas Custom Culture, Ada Promo Menarik
13 Jun 2026, 09:59 WIB
EKONOMI
Harga Emas Perhiasan 24K Kembali Menguat Hari Ini 13 Juni 2026, Dijual Mulai Rp2,2 Jutaan
13 Jun 2026, 06:41 WIB