HUKUM tak selalu berbanding lurus dengan etika. Kasus Setya Novanto adalah contoh paling nyata. Meski dia telah menjadi tersangka dan ditahan KPK, sejumlah elit politik di DPR dan Golkar masih berusaha mempertahankan. Jika akhirnya Setya Novanto terpental dari kursinya, PR baru bagi DPR-RI dan Partai Golkar untuk mencari Ketua yang benar-benar bebas korupsi. Anggota Dewan Kehormatan Golkar Ginanjar Kartasasmita menyarankan, untuk mencari sosok pengganti Ketum Golkar dan Ketua DPR seyogyanya dicek ke KPK. Adakah catatan buruk di sana? Sebab berdasarkan pengalaman kasus Setya Novanto, DPR-Golkar menjadi tak pernah tenang. Sebentar-sebentar bergolak gara-gara ulah Ketuanya. Sebelum era reformasi, tak ada cerita dan beritanya Ketua DPR-Ketum Golkar jadi urusan Kejaksaan. Harmoko yang jadi Ketua DPR-Ketum Golkar di masa transisi dari Orde Baru ke era reformasi, baik-baik saja. Tapi di era reformasi ini, ketika Ketua DPR dan Ketum Golkar dipegang “satu paket” oleh Setya Novanto, antara Senayan (DPR) dan Slipi (DPP Golkar) gaduh melulu. Sebelum terpilih jadi Ketua DPR, sudah banyak kasus menyentuh Setya Novanto. Tapi dipaksakan juga menjadi Ketua DPR. Paling ironis, pasca dibelit kasus “papa minta saham” sehingga terpental dari kursi DPR, dia malah terpilih jadi Ketum Golkar. Bahkan setelah itu, lewat uji materi di MK dia bisa kembali menjadi Ketua DPR gelombang ke-II meski masih dalam satu periode. Belum juga kasus “papa minta saham” dilupakan publik, kembali DPR-Golkar jadi gaduh gara-gara Setya Novanto banyak disebut dalam kasus korupsi e-KTP. Berbagai manuver dilakukannya, tapi pada akhirnya dia jadi juga sebagai tersangka KPK jilid II bahkan diistirahatkan pula di Rutan KPK. Jika sudah menjadi tersangka kasus korupsi, etikanya harus meletakkan jabatan. Tapi konco-konconya di DPR-Golkar justru mempertahankan dengan alasan, belum bertatus terdakwa. Karena dapat angin, boro-boro Setya Novanto mengundurkan diri, justru kirim nota keberatan bermeterai Rp6.000 agar jangan dicopot, karena harus menunggu hasil sidang praperadilan. Apa pun hasil praperadilan nanti, politisi Senayan dan Slipi harus cermat mencari pengganti ketua. Jika masih juga memaksakan sosok yang pernah masuk catatan KPK/ Kejaksaan, kegaduhan di DPR dan Golkar takkan kunjung selesai. DPR akan dilecehkan rakyat dan Golkar pun jadi partai gurem karena ditinggal konstituennya. –gunarso ts
Calon Ketua Bebas Korupsi Sedang Dicari DPR–Golkar
Senin 27 Nov 2017, 05:54 WIB
Editor
[email protected] Follow Poskota
Cek berita dan informasi menarik lainnya di Google News sekaligus ikuti WhatsApp Channel POSKOTA untuk update artikel pilihan dan breaking news setiap hari.
News Update
Rencana Kenaikan Tarif Transjabodetabek, DPRD DKI Minta Tetap Terjangkau
Sabtu 13 Jun 2026, 20:19 WIB
JAKARTA RAYA
Komisi B DPRD DKI Minta Wacana Kenaikan Tarif Transjakarta Dikaji Ulang
13 Jun 2026, 20:15 WIB
JAKARTA RAYA
Warga Jakarta Minta Rencana Kenaikan Tarif Transjabodetabek Diimbangi dengan Peningkatan Sarana-Prasarana
13 Jun 2026, 20:10 WIB
JAKARTA RAYA
Tarif Transjabodetabek Bakal Naik, Pengamat: Pemda Harus Siapkan Angkutan Feeder
13 Jun 2026, 19:53 WIB
JAKARTA RAYA
Polisi Gerebek 2 Lokasi Perjudian Berkedok Time Zone Jakut dan Jakbar, Lebih dari 60 Orang Ditangkap
13 Jun 2026, 19:32 WIB
TEKNO
Seberapa Bagus Performa Xiaomi 17T, Worth It untuk Upgrade? Simak Review Lengkapnya
13 Jun 2026, 18:57 WIB
Nasional
Idrus Marham Sebut Mahasiswa dan Prabowo Punya Semangat Bangun Ekonomi Bangsa
13 Jun 2026, 18:45 WIB
EKONOMI
BNI Raih 7 Penghargaan Internasional, Perkuat Layanan Transaction Banking
13 Jun 2026, 14:40 WIB
Nasional
Wajib Tahu! Ini Daftar Layanan Kesehatan yang Tidak Dijamin BPJS Kesehatan
13 Jun 2026, 12:56 WIB
OTOMOTIF
BYD M6 DM Resmi Meluncur di Indonesia, Simak Harga Lengkap dan Keunggulannya
13 Jun 2026, 11:15 WIB
OTOMOTIF
IPONE Ramaikan BBQ Ride 2026 Bandung, Siapkan Merchandise Eksklusif untuk Pengunjung
13 Jun 2026, 10:30 WIB
OTOMOTIF
BBQ Ride 2026 Jadi Ajang Motul Dekat dengan Komunitas Custom Culture, Ada Promo Menarik
13 Jun 2026, 09:59 WIB
EKONOMI
Harga Emas Perhiasan 24K Kembali Menguat Hari Ini 13 Juni 2026, Dijual Mulai Rp2,2 Jutaan
13 Jun 2026, 06:41 WIB