MELBOURNE - Toyota akan mengakhiri produksi kendaraan dan mesin di Australia pada akhir 2017 mendatang, mempengaruhi hilangnya ribuan pekerjaan.
Produsen mobil asal Jepang ini juga berencana untuk menutup anak usaha penjualan di Australia dan menurunkan skala operasi pusat pengembangan dan teknis di sana. Toyota mengatakan kompetisi yang semakin ketat dan kuatnya nilai mata uang Australia menjadi dua alasan utama dibuatnya keputusan tersebut. Langkah ini muncul setelah produsen mobil Amerika Serikat, Ford, terlebih dahulu mengumumkan rencana penutupan produksi mobil di Australia tahun lalu. "Kami percaya bahwa kita harus terus memproduksi kendaraan di Australia, Toyota dan tenaga kerja di sini sudah berusaha dengan keras," kata Presiden Toyota Motor Company Akio Toyoda. "Namun, berbagai faktor negatif seperti pasar yang sangat kompetitif dan dolar Australia yang kuat, bersama dengan perkiraan penurunan dalam skala total produksi kendaraan di Australia, telah memaksa kami untuk membuat keputusan yang menyakitkan ini." Selain Ford, produsen mobil Holden, anak perusahaan dari General Motors, juga yang mengatakan akan berhenti membuat mobil di Australia pada 2017 mendatang. - bbc/dToyota Stop Produksi Mobilnya di Australia
Senin 10 Feb 2014, 15:54 WIB

Editor
[email protected] Follow Poskota
Cek berita dan informasi menarik lainnya di Google News sekaligus ikuti WhatsApp Channel POSKOTA untuk update artikel pilihan dan breaking news setiap hari.
News Update
Nasional
Cara Memilih Posisi Magang Nasional Batch 1 Angkatan 2 Tahun 2026, Ini Strategi agar Peluang Lolos Lebih Besar
OLAHRAGA
Prediksi Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina: Duel Yamal dan Messi Siap Tentukan Sejarah Baru
JAKARTA RAYA
Wagub DKI Apresiasi Bank Jakarta Dukung Anugerah Jurnalistik MHT 2026, Dorong Karya Berkualitas Sambut 5 Abad Ibu Kota