213 Taekwoondoin Tarung di GOR Jaktim

Sabtu 26 Okt 2013, 19:40 WIB

JATINEGARA (Pos Kota) - Demi menumbuhkan jiwa sportivitas kepada generasi muda, Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS) menggelar Kejuaraan Taekwoondo di Gelanggang Olah Raga (GOR) Otista, Jatinegara, Jakarta Timur, Sabtu (26/10). Sebanyak 213 peserta yang terdiri dari usia 5 tahun hingga 20 tahun tampak bersemangat mengikuti kejuaraan bergengsi itu. Mereka terlihat antusias untuk memperebutkan 12 piala yang diperlombakan. Bahkan, ada juga peserta yang datang dari Cianjur dan wilayah Bekasi, Jawa Barat Isnain Granat Bujar Jingga, 15, salah satu peserta, mengaku cukup tertantang dalam kejuaraan tersebut. Meski telah mengoleksi tiga medali emas, remaja kelas XI SMU 8 Bekasi ini ingin sekali mendapatkan juara lagi. "Ini sudah cita-cita saya untuk menjadi atlet taekwondo," katanya. Menurutnya, dengan mengikuti kejuaraan tersebut, membuatnya selangkah lagi menuju Jakarta Open Taekwondo. Dari situlah, kemungkinan untuk menjadi atlet olah raga beladiri nasional didepan mata. "Karena itulah dimana pun kejuaraan taekwondo akan terus saya ikuti," tuturnya. Sementara itu, Zahrudin Buyung, 48, orang tua Hujar, mengaku sangat mendukung apa yang dilakukan anaknya. Dimana ia menilai, kegiatan positif itu sebenarnya membuat anak semakin maju dan berprestasi. "Saat ini, kondisi pemuda sudah semakin prihatin, banyak potensi yang sangat baik namun tidak tersalurkan. Kalau bukan kita yang menggerakan, tak akan ada lagi atlet yang bisa membawa harum nama Indonesia," ungkapnya. Buyung juga mengharapkan peran serta pemerintah untuk terus merekrut generasi penerus. Karena menurut pandangannya, banyak anak-anak berbakat yang ikut dalam klub taekwondo namun tak bisa tersalurkan akibat terbentur masalah biaya. "Pemerintah harus segera mengambil tindakan, tunjukan pada dunia bahwa Indonesia juga bisa menjadi yang terbaik," tegasnya. (Ifand)


News Update