TANGERANG(Pos Kota)- Pakar kriminolog UI Andrianus Meliala menjelaskan terdakwa Nen yang memotong alat vital itu karena ingin membalas perlakuan pacarnya.yang telah menodainya. Hal itu diungkapkan Andrianus dalam sidang lanjutan kasus pemotongan alat vital dengan terdakwa santriwati Nen,22 di Pengadilan Negeri Tangerang,Selasa(8/10) Dijelaskan, tindakan Nen menurut Andrianus bukan membela diri, tapi cenderung membalas dendam atas perlakuan Abdul Muhyi,22 pacarnya itu. Secara psikologi terdakwa sadar melakukan pemotongan alat vital pacarnya karena ia merasa dikerjai oleh Abdul Muhyi. Perbuatan terdakwa Nen, kata Andrianus masuk dalam unsur kriminal,tapi pasal itu bisa tidak diaktifkan atau diaktifkan secara minimal."Hakim bisa mempertimbangkan meringkan hukuman terdakwa,"jelasnya. Sementara itu terdakwa kepada hakim mengatakan dirinya mengaku ketakutan setelah diperkosa oleh pacarnya. Menurutnya, di kampungnya di Kosambi Tangerang pernah ada kejadian wanita dibunuh setelah diperkosa . "Saya takut setelah diperkosa akan dibunuh sehingga saya bawa pisau cutter untuk jaga-jaga,"ucapnya. Namun, ketika ada kesempatan membalas dendam akhirnya memotong alat vital pacarnya. Seperti diberitakan terdakwa Nen nekat memotong alat vital pacarnya Abdul Muhyi hingga tinggal tersisa beberapa centi. Perbuatan itu dilakukan setelah dirinya dinodai tiga kali oleh pacarnya. Sebelum kejadian, Nen diajak jalan-jalan oleh Abdul Muhyi antara lain di daerah Sawangan, Depok 14 Mei lalu dari sore hingga pagi hari. Ia sempat dipaksa berhubungan badan di kamar mandi tempat ibadah tapi dipergoki warga lalu diusir. Karena kesal telah dinodai, Nen kemudian meminta pacarnya agar memperlihatkan alat vitalnya.Setelah dipegang lima menit, Nen lalu memotongnya pakai pisau cutter di warung depan Universitas Pamulang Tangerang Selatan.Sidang akan dilanjutkan untuk membacakan tuntutan Jaksa Safrudin,SH pada Jumat depan.(maryoto) Teks : Adrianus jadi saksi dalam sidang pacar potong alat vital
Santriwati Potong Alat Vital Pacar Karena Dendam
Selasa 08 Okt 2013, 18:33 WIB

Editor
[email protected] Follow Poskota
Cek berita dan informasi menarik lainnya di Google News sekaligus ikuti WhatsApp Channel POSKOTA untuk update artikel pilihan dan breaking news setiap hari.
Berita Terkait
Kriminal
Tak Terima Ditalak, Istri Nekat Potong Alat Vital Suami Pakai Cutter
Kamis 18 Mei 2023, 08:15 WIB
News Update
Pramono Bakal Resmikan 25 RTH Baru di Jakarta dalam Waktu Dekat
Minggu 15 Mar 2026, 05:00 WIB
TEKNO
Rekomendasi HP Paling Worth It Buat Lebaran 2026 Versi David GadgetIn, Spek Ngebut Mulai Rp1 Jutaan
15 Mar 2026, 03:00 WIB
Nasional
Suhu Terasa Lebih Panas, BMKG Prediksi Musim Kemarau 2026 Datang Lebih Awal
14 Mar 2026, 23:17 WIB
Nasional
Indonesia Terjebak dalam Lingkaran Setan Krisis Ekologis, KEHATI Desak Transformasi Tata Kelola Alam
14 Mar 2026, 23:07 WIB
JAKARTA RAYA
Dinkes Jakarta Ingatkan Warga Risiko Dehidrasi hingga Heatstroke saat Panas Terik
14 Mar 2026, 22:40 WIB
JAKARTA RAYA
Pemprov Jakarta Tetapkan 16 Objek Cagar Budaya Baru pada 2025, Total Kini 322
14 Mar 2026, 22:32 WIB
JAKARTA RAYA
Kapolda Metro Jaya Tinjau Kesiapan Pengamanan Mudik di Terminal-Stasiun
14 Mar 2026, 22:22 WIB
JAKARTA RAYA
Sopir Bus di Terminal Jatijajar Depok Dapat Pemeriksaan Kesehatan jelang Lebaran
14 Mar 2026, 22:19 WIB
JAKARTA RAYA
Warga Keluhkan Panas Terik di Tengah Puasa, Antisipasi Pakai Sunscreen hingga Topi
14 Mar 2026, 22:17 WIB
RAMADHAN
Bayar Zakat Fitrah Tanpa Ijab Qabul, Sah atau Tidak? Ini Penjelasan Ustadz Abdul Somad
14 Mar 2026, 21:45 WIB
JAKARTA RAYA
DWP Kemendagri Serahkan Paket Sembako untuk Korban Banjir di Kompleks DDN Tangerang
14 Mar 2026, 20:49 WIB
JAKARTA RAYA
Satpol PP Jakarta Awasi 690 Tempat Hiburan saat Ramadhan, 21 Langgar Jam Operasional
14 Mar 2026, 19:43 WIB
OTOMOTIF
IIMS 2026 Raup Rp9,5 Triliun, Industri Otomotif Dinilai Masih Bergairah
14 Mar 2026, 19:41 WIB
Nasional
Jenguk Aktivis KontraS Andrie Yunus di RSCM, Anies Beri Surat Dukungan
14 Mar 2026, 19:38 WIB
JAKARTA RAYA
Satpol PP Jakarta Tingkatkan Patroli saat Mudik Lebaran, 1.790 Personel Disiagakan Setiap Hari
14 Mar 2026, 19:35 WIB
Daerah
Balai TNUK Labuan Sampaikan Klarifikasi Kasus Penembangan Pohon di Kawasan Konservasi
14 Mar 2026, 19:30 WIB