Kunto Aji Ungkap Sering Diserang Buzzer hingga Dikirimi Makanan Tanpa Pesan karena Kritis Isu Sosial

Minggu 08 Nov 2026, 11:30 WIB
Kunto Aji. (instagram/@kuntajiw)
Kunto Aji. (instagram/@kuntajiw)

POSKOTA.CO.ID,- Penyanyi Kunto Aji kembali menegaskan komitmennya untuk terus bersuara mengenai berbagai isu sosial. Sebagai seorang musisi, ia memandang bahwa dirinya memikul tanggung jawab moral yang besar terhadap masyarakat. Oleh karena itu, ia tidak pernah ragu menyampaikan keresahan publik melalui karya maupun media sosial.

Musik bagi Kunto Aji bukan sekadar sarana hiburan semata. Selain itu, ia memandang karya seni sebagai catatan perjalanan penting bagi peradaban dan kebudayaan manusia.

Kunto Aji menyatakan bahwa musisi tidak boleh tinggal diam ketika menghadapi persoalan publik. Menurutnya, figur publik memiliki peran penting untuk menyuarakan aspirasi masyarakat luas. Terutama bagi mereka yang tidak memiliki akses untuk bersuara secara langsung.

"Harus. Menurut saya, musisi punya tanggung jawab. Kita sebagai orang-orang yang mewakili suara-suara di luar sana, mewakili orang-orang yang tidak bisa bersuara, kita harus mengeluarkan keresahan-keresahan itu. Jadi jangan hanya sampai di bawah saja gitu, biar suara-suara itu muncul di permukaan," ungkap Kunto Aji saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, baru-baru ini.

Risiko Sikap Kritis: Dari Serangan Buzzer hingga Kiriman Misterius

Meskipun demikian, sikap vokal tersebut tentu mendatangkan berbagai risiko tersendiri. Pelantun lagu Pilu Membiru ini mengaku berulang kali menerima serangan masif dari para buzzer di dunia maya. Serangan tersebut datang dalam berbagai bentuk, mulai dari pesan langsung hingga teror kiriman barang yang tidak pernah ia pesan.

Baca Juga: Kunto Aji Mengaku Tak Tega Dengar Gus Miftah Hina Yati Pesek: Sakit Hatiku

Kunto Aji bahkan menceritakan sebuah pengalaman unik ketika sebuah isu yang ia suarakan sedang hangat diperbincangkan. Tiba-tiba, puluhan pesanan makanan secara misterius membanjiri alamat rumahnya tanpa ia ketahui siapa pengirimnya. Meskipun demikian, ia memilih untuk menghadapi situasi tersebut dengan kepala dingin.

"Aneh enggak masuk akal? Dikirimin Gojek enggak dibayar kali ya. Gojek makanan banyak banget gitu tiba-tiba di alamat rumah. Pada saat lagi ramenya satu cuit yang rame gitu tiba-tiba dikirimin yang belum dipesan," cerita Kunto Aji sambil memperkirakan total kerugian dari kiriman fiktif tersebut mencapai ratusan ribu rupiah.

Pengaruh terhadap Karier Musik dan Basis Pendengar

Di sisi lain, sikap kritis tersebut tidak memberikan dampak buruk yang signifikan terhadap jadwal manggungnya. Tawaran untuk tampil di berbagai acara musik masih mengalir dengan baik. Meskipun demikian, ia mengaku tidak tahu pasti apakah ada promotor yang sengaja menghindari dirinya karena pandangan politik dan sosialnya.

Sebagai hasilnya, ia juga merasa sama sekali tidak cemas akan kehilangan jumlah pengikut. Sejak awal berkarier, Kunto Aji menyadari bahwa basis penggemarnya memiliki karakteristik yang spesifik. Oleh sebab itu, ia percaya bahwa para pendengarnya berada dalam frekuensi pemikiran yang selaras dengannya.

Baca Juga: Kunto Aji Ikut Berpendapat Terkait Polemik Dugaan Akun Fufufafa Milik Gibran: Yang Harus Diyakinkan Pak Prabowo

"Enggak sih Mas. Dari dulu saya juga pendengar saya cukup segmented ya, jadi saya kayaknya alhamdulillahnya ketemu orang-orang yang memang satu frekuensi gitu ya, mendengarkan satu frekuensi, jadi enggak terlalu takut sih," pungkasnya.


News Update