POSKOTA.CO.ID - Persija Jakarta meraih kemenangan telak 5-1 atas Arema FC pada pekan keenam Super League di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Rabu (21/10). Pelatih Shin Tae-yong menilai semangat juang, evaluasi setelah kekalahan sebelumnya, dan permainan agresif menjadi tiga faktor penting di balik hasil tersebut.
Persija langsung menunjukkan ancamannya sejak awal pertandingan. Alexander Jeremejeff menjadi sorotan setelah mencetak dua gol pada menit ke-10 dan 45'. Tiga gol tambahan kemudian disumbangkan Stjepan Loncar pada menit ke-76, Victor Dethan pada menit ke-80, serta Ivan Mamut pada menit ke-90+2.
Arema FC hanya mampu membalas melalui Gabriel Silva pada menit ke-87. Hasil ini sekaligus mengakhiri catatan kurang memuaskan Persija dalam tiga pertemuan kandang terakhir melawan Arema, ketika Macan Kemayoran hanya meraih satu hasil imbang dan menelan dua kekalahan.
Baca Juga: Jadwal 16 Besar French Open 2026 Hari Ini 22 Oktober: Alwi Farhan, Putri KW, dan Leo/Daniel Tampil
Shin Tae-yong Sebut Tiga Kunci Kemenangan Persija
Shin Tae-yong menilai kemenangan besar tersebut tidak lepas dari respons para pemain setelah mengalami kekalahan 2-3 dari Persita Tangerang pada pertandingan sebelumnya. Menurutnya, tim mampu mengambil pelajaran dan memperbaiki sejumlah aspek permainan.
Berikut tiga faktor yang disoroti pelatih Persija tersebut.
1. Pemain Tidak Menyerah hingga Akhir
Faktor pertama adalah semangat juang para pemain sepanjang pertandingan. Persija tidak berhenti mencari peluang meskipun sudah unggul sejak babak pertama.
Shin menilai sikap tersebut menjadi salah satu alasan timnya mampu mencetak lima gol. Konsistensi menjaga intensitas permainan juga membuat Persija tetap berbahaya hingga menit-menit akhir.
"Kami bisa dapat kemenangan karena para pemain tidak menyerah sampai akhir pertandingan," ujar Shin Tae-yong.
2. Belajar dari Kekalahan Melawan Persita
Kekalahan 2-3 dari Persita Tangerang menjadi bahan evaluasi bagi Persija sebelum menghadapi Arema FC. Shin menyebut para pemain telah melakukan penilaian terhadap penampilan mereka pada pertandingan sebelumnya.
"Pertandingan sebelumnya melawan Persita Tangerang menjadi pelajaran, sehingga para pemain sudah mengevaluasi diri mereka," imbuhnya.
Perbaikan tersebut terlihat dari kemampuan Persija membangun keunggulan dan kembali mencetak gol setelah memasuki babak kedua. Lima gol yang tercipta juga menunjukkan efektivitas serangan tim dalam pertandingan tersebut.
3. Menekan Lawan dan Agresif Mencari Gol
Selain mentalitas dan evaluasi, Shin menyoroti pendekatan permainan Persija yang lebih agresif. Para pemain berusaha memberikan tekanan kepada Arema FC sekaligus memanfaatkan kesempatan untuk menambah gol.
"Para pemain menekan lawan dan agresif dalam mengincar gol. Itulah alasan mengapa kami bisa menang pada hari ini," kata Shin.
Pendekatan itu terlihat pada tiga gol yang tercipta pada babak kedua. Loncar, Dethan, dan Mamut berhasil menambah keunggulan Persija dalam rentang waktu menjelang akhir laga.
Baca Juga: Persija Jakarta Kena Sanksi Imbas Kerusuhan, Jakmania Dilarang Away hingga Pertengahan Musim
Alexander Jeremejeff Terus Menunjukkan Ketajaman
Performa Alexander Jeremejeff juga mendapat perhatian Shin Tae-yong. Penyerang asal Swedia tersebut mencetak dua gol ke gawang Arema FC dan melanjutkan tren produktifnya pada musim ini.
Jeremejeff telah mengoleksi enam gol dalam enam pertandingan. Ia hanya tidak mencetak gol dalam satu laga, yakni ketika Persija mengalahkan Java United dengan skor 1-0.
Shin pun optimistis sang striker masih bisa memberikan kontribusi lebih besar pada pertandingan berikutnya.
"Ya, Alex ini memang pemain yang baik. Untuk ke depannya juga pasti dia akan banyak menunjukkan finishing yang baik di pertandingan-pertandingan yang akan datang," tuturnya.
Kemenangan 5-1 atas Arema FC menjadi hasil penting bagi Persija setelah kekalahan dari Persita. Tantangan berikutnya adalah menjaga konsistensi permainan, mempertahankan ketajaman lini depan, dan menerapkan hasil evaluasi agar bisa kembali meraih poin pada pertandingan selanjutnya.
