Perbaikan tersebut terlihat dari kemampuan Persija membangun keunggulan dan kembali mencetak gol setelah memasuki babak kedua. Lima gol yang tercipta juga menunjukkan efektivitas serangan tim dalam pertandingan tersebut.
3. Menekan Lawan dan Agresif Mencari Gol
Selain mentalitas dan evaluasi, Shin menyoroti pendekatan permainan Persija yang lebih agresif. Para pemain berusaha memberikan tekanan kepada Arema FC sekaligus memanfaatkan kesempatan untuk menambah gol.
"Para pemain menekan lawan dan agresif dalam mengincar gol. Itulah alasan mengapa kami bisa menang pada hari ini," kata Shin.
Pendekatan itu terlihat pada tiga gol yang tercipta pada babak kedua. Loncar, Dethan, dan Mamut berhasil menambah keunggulan Persija dalam rentang waktu menjelang akhir laga.
Baca Juga: Persija Jakarta Kena Sanksi Imbas Kerusuhan, Jakmania Dilarang Away hingga Pertengahan Musim
Alexander Jeremejeff Terus Menunjukkan Ketajaman
Performa Alexander Jeremejeff juga mendapat perhatian Shin Tae-yong. Penyerang asal Swedia tersebut mencetak dua gol ke gawang Arema FC dan melanjutkan tren produktifnya pada musim ini.
Jeremejeff telah mengoleksi enam gol dalam enam pertandingan. Ia hanya tidak mencetak gol dalam satu laga, yakni ketika Persija mengalahkan Java United dengan skor 1-0.
Shin pun optimistis sang striker masih bisa memberikan kontribusi lebih besar pada pertandingan berikutnya.
"Ya, Alex ini memang pemain yang baik. Untuk ke depannya juga pasti dia akan banyak menunjukkan finishing yang baik di pertandingan-pertandingan yang akan datang," tuturnya.
Kemenangan 5-1 atas Arema FC menjadi hasil penting bagi Persija setelah kekalahan dari Persita. Tantangan berikutnya adalah menjaga konsistensi permainan, mempertahankan ketajaman lini depan, dan menerapkan hasil evaluasi agar bisa kembali meraih poin pada pertandingan selanjutnya.
