Pramono Minta Dishub Tindak Tegas Truk Pengganggu Jalur Transjakarta Koridor 9

Kamis 22 Okt 2026, 13:02 WIB
Gubernur Jakarta, Pramono Anung memberikan keterangan di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis, 22 Oktober 2026. (Sumber: Poskota/Syifa Putri)
Gubernur Jakarta, Pramono Anung memberikan keterangan di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis, 22 Oktober 2026. (Sumber: Poskota/Syifa Putri)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Gubernur Jakarta, Pramono Anung meminta truk bermuatan berlebih yang mengganggu jalur Transjakarta ditindak tegas.

Pramono mengatakan truk dengan muatan berlebih yang memasuki jalur busway berisiko berbenturan dengan fasilitas jalan, seperti jembatan penyeberangan orang (JPO).

“Untuk truk-truk yang muatannya berlebihan, tidak kemudian memotong jalur busway. Problemnya adalah ketika mereka memotong jalur busway sering kali juga berbenturan dengan JPO dan sebagainya,” kata Pramono di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis, 22 Oktober 2026.

Pramono mengaku pernah merasakan kemacetan saat menggunakan bus Transjakarta. Pengalaman itu terjadi ketika dirinya menaiki transportasi umum setiap hari Rabu dan terjebak kemacetan di depan kawasan Kanisius hingga harus berpindah bus.

Baca Juga: Belanja APBD Jakarta Terserap 54,39 Persen, Pramono Minta OPD Tak Tumpuk Kegiatan

“Saya sendiri ketika hari Rabu kemarin ketika naik busway, saya juga ngalami kemacetan di depan Kanisius. Jadi saya juga pindah bus kemarin,” ujarnya.

Ia telah meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta memberikan tindakan tegas terhadap kendaraan yang mengganggu jalur khusus bus tersebut.

Menurutnya, penanganan pelanggaran lalu lintas tidak bisa dilakukan satu instansi saja. Ia membuka peluang kolaborasi dengan kepolisian untuk memperkuat penindakan di lapangan.

“Kalau memang ini diperlukan kolaborasi, saya minta untuk dilakukan. Karena memang tanggung jawab lalu lintas itu adalah tanggung jawab bersama antara Dinas Perhubungan dengan Korlantas,” ucapnya.

Baca Juga: Jadwal dan Rute Transjakarta yang Dialihkan saat Jakarta Running Festival 24-25 Oktober 2026

Gangguan kendaraan besar di jalur Transjakarta koridor 9 sebelumnya terjadi di sejumlah titik. Itu terjadi saat sebuah truk menabrak pembatas busway di Jalan Letjen S. Parman, Jakarta Barat, arah Semanggi, Rabu, 21 Oktober 2026, hingga mengakibatkan kepadatan lalu lintas dan berdampak pada layanan Transjakarta.

Sementara itu, truk menabrak separator busway di Jalan Letjen M.T. Haryono, Cawang, Jakarta Timur, Senin, 19 Oktober 2026. (M4)


Berita Terkait


News Update