Tiga Srikandi TelkomGroup Hadirkan Perspektif Kepemimpinan Perempuan di Bali Tech Week 2026

Rabu 21 Okt 2026, 15:28 WIB
Direktur Enterprise & Business Service Telkom, Veranita Yosephine dalam rangkaian Bali Tech Week (BTW) 2026 di Denpasar, Bali, Senin, 19 Oktober 2026. (Sumber: Dok. Telkom)
Direktur Enterprise & Business Service Telkom, Veranita Yosephine dalam rangkaian Bali Tech Week (BTW) 2026 di Denpasar, Bali, Senin, 19 Oktober 2026. (Sumber: Dok. Telkom)

DENPASAR, POSKOTA.CO.ID - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menegaskan pentingnya peran kepemimpinan perempuan dalam mendukung transformasi digital dan penguatan kedaulatan teknologi Indonesia melalui sesi Women Tech Founder, Tea Talk with Minister pada rangkaian Bali Tech Week (BTW) 2026 di Denpasar, Bali, Senin, 19 Oktober 2026.

Penguatan kedaulatan teknologi membutuhkan dukungan infrastruktur digital yang andal dan terintegrasi, serta kapabilitas teknologi yang mampu menjawab kebutuhan berbagai sektor industri.

Dalam konteks tersebut, TelkomGroup memiliki infrastruktur digital yang mendukung transformasi industri nasional, sementara kepemimpinan perempuan turut memperkaya perspektif dalam pengambilan keputusan strategis dan mendorong terciptanya lingkungan kerja yang inklusif.

“Peran perempuan menjadi bagian penting dalam perjalanan transformasi TelkomGroup. Keterlibatan perempuan dalam kepemimpinan dan pengambilan keputusan strategis dapat memperkaya perspektif, mendorong inovasi, serta memperkuat kontribusi perusahaan dalam membangun ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan," kata Direktur Enterprise & Business Service Telkom Veranita Yosephine dalam keterangannya dikutip Poskota, Rabu, 21 Oktober 2026.

Baca Juga: Mantapkan Transisi Strategic Holding, Telkom Petakan Arah Bisnis TelkomGroup hingga 2030

BTW 2026 merupakan ajang yang mempertemukan pelaku industri, pemimpin teknologi, dan berbagai pemangku kepentingan untuk mendorong kolaborasi serta inovasi digital.

Mengusung tema "Archipelago Ascending: Advance Together, Innovate Further", forum ini menghadirkan 13 program teknologi dalam satu agenda bertaraf internasional. Lebih dari 5.000 delegasi dari puluhan negara hadir dalam kegiatan ini.

Telkom bersama operating company (OpCo) di lingkungan TelkomGroup turut berpartisipasi melalui pameran untuk menampilkan kapabilitas, infrastruktur, dan solusi digital yang mendukung kebutuhan industri serta agenda pembangunan digital nasional.

Melewati hari pertama penyelenggaraannya, BTW 2026 mengulas beragam isu strategis melalui sesi panel dan pemaparan dari sejumlah tokoh, di antaranya Menteri Komunikasi dan Digital RI Meutya Hafid, Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi RI Bahlil Lahadalia, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI Angga Raka Prabowo, serta Direktur Utama Telkom Nanang Hendarno.

Baca Juga: Telkom Siapkan Percepatan Buyback untuk Mendukung Nilai Jangka Panjang Pemegang Saham

Sebagai upaya mendukung pembangunan dan kedaulatan digital nasional, TelkomGroup mengembangkan kapabilitas dengan tiga pilar utama, yaitu Sovereign Digital Infrastructure, Sovereign Intelligence & Impact, serta Sovereign Trust & Resilience. Ketiganya menjadi landasan bagi penguatan ekosistem digital nasional, mulai dari perluasan jangkauan konektivitas dan optimalisasi pemanfaatan teknologi hingga penguatan keamanan dan ketahanan ekosistem digital.

Pada pilar Sovereign Intelligence & Impact, TelkomGroup mengembangkan kapabilitas dan solusi digital, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan (AI), untuk meningkatkan produktivitas serta menciptakan nilai tambah bagi berbagai sektor industri.

Satu upaya di antaranya diwujudkan melalui penguatan Telkom Solution untuk menggarap peluang bisnis pada segmen Business-to-Business Information and Communication Technology (B2B ICT) Telkom sekaligus memperluas jangkauan pasar regional dan global.

“Telkom Solution terus memperkuat kesiapan sebagai penyedia solusi digital B2B melalui layanan konektivitas dan solusi ICT terintegrasi dan didukung oleh teknolodi AI, termasuk pada data center, cloud, serta keamanan siber. Kapabilitas tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung kebutuhan industri untuk mengadopsi teknologi secara aman, efisien, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Melalui Telkom Solution dan integrasi kapabilitas di seluruh ekosistem TelkomGroup, pengembangan infrastruktur serta solusi digital akan terus diarahkan untuk memperluas konektivitas Indonesia ke dunia, menjaga keamanan ekosistem digital nasional, serta mengoptimalkan pemanfaatan AI untuk menghasilkan dampak nyata bagi industri.


Berita Terkait


News Update