PONOROGO, POSKOTA.CO.ID - Seorang ibu ditemukan meninggal dunia di atas motor saat bersama anak bungsunya menuju tempat pengobatan. Diketahui terjadi di daerah Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur pada Sabtu, 17 Oktober 2026 dan meninggalkan duka bagi keempat anaknya.
Dikutip Poskota dari akun Threads @aishsholihah, Rabu, 21 Oktober 2026, ibu bernama Lu'luatun Nikmah (38) sedang bersama anak bungsunya berobat ke bidan di desa Gombang. Di tengah perjalanan, ia menepikan sepeda motornya dan berhenti di pinggir jalan sebelum akhirnya tak sadarkan diri.
Warga yang melihat kejadian tersebut menghampiri ibu dan anak kecil yang berada di sampingnya untuk mengetahui kondisi mereka berdua. Pihak berwajib dan tim medis yang mendatangi TKP menyatakan nyawa korban tidak tertolong.
Wanita tersebut dipastikan meninggal karena sakit serta memiliki riwayat penyakit lambung dan tidak ada indikasi tindak pidana.
Baca Juga: Ibunda Marsha Aruan Sakit Apa? Ini Fakta di Balik Kabar Duka Lisa Diana Tambunan
Tinggalkan Empat Anak, Dinsos Bantu Penanganan
Ibu asal Jebeng, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo itu meninggalkan empat orang anak laki-laki. Anak bungsunya berusia 4 tahun dibawa bersama saat bertolak ke fasilitas kesehatan, sedangkan tiga anak lainnya berada di pesantren.
Diketahui juga suaminya telah meninggal lebih dulu beberapa tahun lalu. Kini keempat anaknya harus menanggung duka menjadi yatim piatu dan tinggal bersama sang bibi.
Menanggapi kasus ini, Dinas Sosial (Dinsos) Ponorogo akan mengikuti keputusan keluarga terkait pengajuan keempat anak. Anak-anak tersebut dikembalikan kepada keluarga dan dinsos akan menunggu dan melayani sesuai keputusan yang diambil.
Baca Juga: Anak Yatim di Serang jadi Korban Penjambretan, Hp Berisi Kenangan Mendiang Ibunya Raib
Griya yatim Malang juga sudah mendatangi kediaman korban serta menawarkan bantuan pengasuhan. Namun, hingga saat ini masih dalam pertimbangan pihak keluarga. Apapun keputusan yang akan diambil, pihaknya akan menghargainya.
Peristiwa ini tidak hanya meninggalkan duka, tetapi juga menyoroti nasib keempat anak yang harus melanjutkan hidup tanpa kedua orang tua. Pendampingan keluarga ataupun bantuan sosial diharapkan dapat membantu dan menjamin kelangsungan hidup mereka. (M5)
