CIREBON, POSKOTA.CO.ID - Dugaan keracunan massal dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) terjadi di Kota Cirebon, Jawa Barat. Sekitar 100 orang mesti dilarikan ke fasilitas kesehatan, Selasa, 20 Oktober 2026.
Para korban terdiri dari siswa, guru, hingga penerima manfaat posyandu di wilayah Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon. Mereka mengalami gejala medis berupa mual, pusing, muntah, hingga diare tidak lama setelah mengonsumsi santapan MBG.
Peristiwa dugaan keracunan ini menimpa warga serta peserta didik dari beberapa lembaga pendidikan dan fasilitas kesehatan di Kelurahan Kalijaga. Beberapa instansi yang terdampak di antaranya TK Teratai, TK Harapan, SD Kalijaga, SD Taman Kalijaga Permai, serta posyandu setempat.
Sejumlah wali murid mengungkapkan menu makanan sup telur puyuh olahan dapur gizi yang disajikan sudah berbau tidak sedap dan terasa asam saat dikonsumsi.
“Menu yang disajikan benar tadi ada sup telur puyuh,” kata Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi Cirebon, Yulian Septa Pratama kepada awak media, dikutip Poskota, Rabu, 21 Oktober 2026.
Baca Juga: Kasus Keracunan Massal MBG Terulang, Sertifikat Laik Higiene SPPG Panyandaan Terancam Dicabut
Petugas kesehatan warga sekitar langsung bertindak cepat membawa para korban ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) untuk mendapatkan penanganan medis intensif. Hingga saat ini, proses pendataan jumlah pasti korban terdampak masih terus dilakukan oleh tim medis dan dinas kesehatan setempat.
Dapur SPPG Kalijaga Lima Ditutup Total
Akibat insiden ini, sebanyak empat rumah sakit rujukan di Kota Cirebon dipenuhi oleh para korban yang membutuhkan perawatan darurat. Fasilitas medis yang menangani para pasien tersebut meliputi RS Siloam Putera Bahagia Cirebon, RST Ciremai, RSD Gunung Jati, serta RS Cahaya Bunda.
Sebagai langkah tegas atas peristiwa yang menyedot perhatian publik ini, Badan Gizi Nasional langsung memberhentikan secara penuh seluruh aktivitas operasional di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kalijaga Lima Cirebon. Langkah penutupan ini diambil untuk mempermudah proses investigasi mendalam terkait keamanan pakan yang disalurkan kepada masyarakat.
Baca Juga: Menu MBG yang Disantap Siswa di Pati Apa Saja? Viral Ratusan Orang Diduga Alami Keracunan
“Per malam ini, SPPG terkait sudah kami tutup sampai dengan waktu yang belum ditentukan karena adanya dugaan keracunan ini,” tegas Yulian.
Selain penutupan operasional, pihak kepolisian juga telah memasang garis polisi (police line) di lokasi dapur SPPG Kalijaga Lima Cirebon. Petugas mengamankan lokasi serta mengambil sampel makanan guna dilakukan pengujian laboratorium untuk memastikan penyebab utama keracunan massal tersebut. (M7)
