Harga Emas Antam Hari Ini 20 Oktober 2026 Anjlok Jadi Rp2.564.000 per Gram, Borong Langsung?

Selasa 20 Okt 2026, 10:13 WIB
Harga emas Antam hari ini 20 Oktober 2026 turun Rp10.000 menjadi Rp2.564.000 per gram. (Sumber: Pinterest)
Harga emas Antam hari ini 20 Oktober 2026 turun Rp10.000 menjadi Rp2.564.000 per gram. (Sumber: Pinterest)

POSKOTA.CO.ID - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) hari ini, Selasa, 20 Oktober 2026, mengalami penurunan.

Berdasarkan data yang dihimpun dari laman resmi Logam Mulia, harga emas Antam turun Rp10.000 menjadi Rp2.564.000 per gram.

Pelemahan tersebut membuat harga emas Antam lebih rendah dibandingkan perdagangan sehari sebelumnya.

Pada Senin, 19 Oktober 2026, harga emas batangan tercatat sebesar Rp2.574.000 per gram.

Selain harga jual, harga beli kembali atau buyback emas Antam juga mengalami penurunan.

Di maan, harga buyback turun Rp10.000 menjadi Rp2.379.000 per gram pada hari ini.

Dengan demikian, harga jual dan harga buyback emas Antam sama-sama mengalami koreksi dengan nominal yang setara.

Lantas, apakah penurunan harga emas Antam hari ini menjadi kesempatan untuk membeli atau justru perlu disikapi dengan hati-hati?

Simak rincian harga emas Antam berdasarkan ukuran gramasi berikut ini selengkapnya.

Baca Juga: Ada Demo Hari Ini 20 Oktober 2026 di Jakarta, Cek Ruas Jalan Berpotensi Macet

Harga Emas Antam Hari Ini

Berikut daftar harga emas Antam berdasarkan ukuran gramasi pada Selasa, 20 Oktober 2026:

  • 0,5 gram: Rp1.332.000
  • 1 gram: Rp2.564.000
  • 2 gram: Rp5.068.000
  • 3 gram: Rp7.577.000
  • 5 gram: Rp12.595.000
  • 10 gram: Rp25.135.000
  • 25 gram: Rp62.712.000
  • 50 gram: Rp125.345.000
  • 100 gram: Rp250.612.000
  • 250 gram: Rp626.265.000
  • 500 gram: Rp1.252.320.000
  • 1.000 gram (1 kilogram): Rp2.504.600.000

Baca Juga: 5 Rekomendasi Tempat Spa di Jakarta, dari Perawatan Tradisional hingga Premium

Apakah Saat yang Tepat untuk Borong?

Penurunan harga emas Antam sebesar Rp10.000 per gram dapat menjadi bahan pertimbangan bagi calon pembeli.

Meski demikian, keputusan untuk membeli dalam jumlah besar atau borong emas perlu disesuaikan dengan tujuan keuangan masing-masing.

Bagi investor jangka panjang, emas dapat dipertimbangkan sebagai salah satu instrumen untuk mendiversifikasi aset.

Namun, pergerakan harga dalam jangka pendek tetap memiliki ketidakpastian sehingga pembelian dalam jumlah besar sekaligus tidak selalu menjadi pilihan terbaik.

Salah satu pendekatan yang dapat dipertimbangkan adalah membeli emas secara bertahap sesuai anggaran.

Strategi ini membantu pembeli membagi waktu pembelian dan mengurangi ketergantungan pada satu titik harga.

Masyarakat juga perlu memastikan dana kebutuhan sehari-hari dan dana darurat tetap tersedia sebelum mengalokasikan uang untuk investasi.

Emas sebaiknya dibeli menggunakan dana yang tidak diperlukan dalam waktu dekat, terutama apabila tujuan penyimpanannya untuk jangka panjang.

Selain itu, investor perlu memahami bahwa keuntungan tidak hanya ditentukan oleh harga beli, tetapi juga harga jual kembali.

Selisih harga jual dan buyback, pajak, serta biaya lain yang berlaku dapat memengaruhi hasil investasi.

Dengan harga emas Antam yang turun menjadi Rp2.564.000 per gram pada 20 Oktober 2026, calon pembeli dapat memantau perkembangan harga berikutnya sebelum menentukan strategi.

Penurunan harian dapat menjadi bahan evaluasi, tetapi bukan jaminan bahwa harga akan terus turun atau langsung naik kembali.


Berita Terkait


News Update