Baca Juga: 5 Rekomendasi Tempat Spa di Jakarta, dari Perawatan Tradisional hingga Premium
Apakah Saat yang Tepat untuk Borong?
Penurunan harga emas Antam sebesar Rp10.000 per gram dapat menjadi bahan pertimbangan bagi calon pembeli.
Meski demikian, keputusan untuk membeli dalam jumlah besar atau borong emas perlu disesuaikan dengan tujuan keuangan masing-masing.
Bagi investor jangka panjang, emas dapat dipertimbangkan sebagai salah satu instrumen untuk mendiversifikasi aset.
Namun, pergerakan harga dalam jangka pendek tetap memiliki ketidakpastian sehingga pembelian dalam jumlah besar sekaligus tidak selalu menjadi pilihan terbaik.
Salah satu pendekatan yang dapat dipertimbangkan adalah membeli emas secara bertahap sesuai anggaran.
Strategi ini membantu pembeli membagi waktu pembelian dan mengurangi ketergantungan pada satu titik harga.
Masyarakat juga perlu memastikan dana kebutuhan sehari-hari dan dana darurat tetap tersedia sebelum mengalokasikan uang untuk investasi.
Emas sebaiknya dibeli menggunakan dana yang tidak diperlukan dalam waktu dekat, terutama apabila tujuan penyimpanannya untuk jangka panjang.
Selain itu, investor perlu memahami bahwa keuntungan tidak hanya ditentukan oleh harga beli, tetapi juga harga jual kembali.
Selisih harga jual dan buyback, pajak, serta biaya lain yang berlaku dapat memengaruhi hasil investasi.
Dengan harga emas Antam yang turun menjadi Rp2.564.000 per gram pada 20 Oktober 2026, calon pembeli dapat memantau perkembangan harga berikutnya sebelum menentukan strategi.
