Baca Juga: 5 Link CCTV Pantau Demo Hari Ini 20 Oktober 2026, Cek Kondisi Jalan Tol dan Arteri
Bagaimana Cara Aktivis Greenpeace Turun dari Patung Bundaran HI?
Proses penurunan aktivis Greenpeace Indonesia dari Patung Selamat Datang di Bundaran HI dilakukan dengan bantuan petugas Damkar DKI Jakarta.
Teknik yang digunakan adalah flying fox, yakni sistem lintasan kabel yang memungkinkan seseorang berpindah dari satu titik ke titik lainnya dengan bantuan perangkat khusus.
Penggunaan teknik tersebut menjadi bagian dari proses evakuasi setelah para aktivis memanjat monumen dan membentangkan spanduk berisi kritik terhadap penanganan krisis iklim serta persoalan biaya hidup.
Petugas Damkar DKI Jakarta menyiapkan sistem penurunan beserta perlengkapan keselamatan yang diperlukan.
Para aktivis kemudian diturunkan secara bergantian melalui sistem tersebut.
Dalam proses evakuasi dari ketinggian, aspek keselamatan menjadi perhatian utama.
Berbeda dengan wahana rekreasi yang dirancang untuk memberikan pengalaman meluncur, penggunaan sistem serupa dalam kegiatan evakuasi harus menyesuaikan kondisi lapangan dan kebutuhan penyelamatan.
Karena itu, pelaksanaannya tidak dapat disamakan begitu saja dengan penggunaan flying fox di tempat wisata.
Teknik penurunan dengan bantuan kabel juga memerlukan koordinasi antara petugas yang menangani sistem dan personel yang mendampingi orang yang dievakuasi.
Baca Juga: Hindari Macet! Ini Daftar Jalur Alternatif saat Demonstrasi di Jakarta Berlangsung
Apa Itu Flying Fox?
Flying fox merupakan istilah yang digunakan untuk menyebut sistem lintasan kabel yang memungkinkan seseorang bergerak dari satu titik ke titik lainnya dengan bantuan perangkat seperti roda kecil atau trolley.
